Cara Daftar Merek Kelas 31 Produk Pertanian Agar Tidak Ditolak DJKI

Cara Daftar Merek Kelas 31 Produk Pertanian Agar Tidak Ditolak DJKI

Cara Daftar Merek Kelas 31 Produk Pertanian Agar Tidak Ditolak DJKI – Memiliki brand sendiri untuk produk pertanian dapat menjadi salah satu langkah penting dalam membangun bisnis jangka panjang. Produk seperti buah segar, sayuran, benih, bibit tanaman, tanaman hias, hasil perkebunan, hasil pertanian, bunga, dan pakan hewan dapat dipasarkan dengan nama atau brand tertentu untuk membedakannya dari produk milik pelaku usaha lain.

Namun, menggunakan brand saja belum tentu memberikan perlindungan hukum yang kuat. Bagi pelaku usaha yang ingin melindungi identitas bisnisnya, merek perlu dipertimbangkan untuk didaftarkan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan kelas barang. Untuk produk pertanian dan hasil alam tertentu, Kelas 31 dapat menjadi klasifikasi yang relevan.

Meski demikian, pendaftaran merek tidak otomatis diterima. DJKI akan melakukan pemeriksaan terhadap permohonan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Kesalahan memilih nama, kelas, spesifikasi barang, atau adanya persamaan dengan merek pihak lain dapat menjadi salah satu penyebab munculnya hambatan.

Karena itu, memahami cara daftar Merek Kelas 31 agar tidak ditolak DJKI sangat penting sebelum melakukan pengajuan.

Apa Itu Merek Kelas 31?

Kelas 31 merupakan klasifikasi barang yang mencakup berbagai produk pertanian, perkebunan, kehutanan, tanaman, hasil alam tertentu, buah dan sayuran segar, benih, serta pakan hewan.

Beberapa contoh produk yang dapat berkaitan dengan Kelas 31 antara lain:

  • Buah segar.
  • Sayuran segar.
  • Benih tanaman.
  • Bibit tanaman.
  • Tanaman hidup.
  • Bunga alami.
  • Hasil pertanian.
  • Hasil perkebunan tertentu.
  • Produk kehutanan tertentu.
  • Biji-bijian tertentu.
  • Pakan hewan.
  • Makanan hewan.
  • Produk pertanian dan hasil alam lainnya sesuai klasifikasi.

Namun, tidak semua produk yang berasal dari pertanian otomatis termasuk Kelas 31.

Perubahan bentuk dan proses pengolahan dapat memengaruhi klasifikasi.

Contohnya, buah segar dapat berkaitan dengan Kelas 31, sedangkan buah yang sudah diolah menjadi selai, buah kalengan, atau produk makanan olahan dapat memiliki klasifikasi berbeda.

Karena itu, menentukan kelas harus dilakukan berdasarkan produk yang benar-benar dijual.

Mengapa Merek Kelas 31 Bisa Ditolak DJKI?

Sebelum membahas cara pendaftarannya, penting memahami penyebab yang dapat membuat suatu permohonan merek menghadapi penolakan.

Memiliki Persamaan dengan Merek Pihak Lain

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah adanya merek yang sama atau memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek pihak lain.

Pemilik usaha sering kali hanya mencari nama yang benar-benar identik.

Padahal, nama yang terlihat berbeda secara penulisan belum tentu aman apabila memiliki persamaan tertentu dengan merek yang sudah ada.

Karena itu, pengecekan merek harus dilakukan secara lebih menyeluruh.

Nama Tidak Memiliki Daya Pembeda

Merek pada dasarnya harus mampu membedakan barang atau jasa suatu usaha dengan usaha lainnya.

Nama yang terlalu umum atau hanya menggambarkan jenis produk dapat menghadapi kendala dalam proses pemeriksaan.

Sebagai contoh, menggunakan istilah yang hanya menunjukkan jenis buah atau jenis produk pertanian tanpa unsur pembeda dapat menjadi kurang ideal sebagai identitas merek.

Mengandung Unsur yang Tidak Diperbolehkan

Merek harus memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Apabila terdapat unsur tertentu yang dilarang atau bertentangan dengan ketentuan, permohonan dapat menghadapi hambatan.

Karena itu, sebelum mengajukan permohonan, sebaiknya nama merek diperiksa terlebih dahulu.

Salah Menentukan Kelas

Kesalahan menentukan kelas dapat membuat perlindungan merek tidak sesuai dengan kegiatan usaha.

Misalnya, pelaku usaha menjual buah segar tetapi memasukkan produk olahan buah ke dalam daftar barang tanpa melakukan analisis klasifikasi.

Kondisi seperti ini perlu dihindari dengan menentukan spesifikasi barang secara tepat.

Cara Daftar Merek Kelas 31 Produk Pertanian Agar Tidak Ditolak DJKI
Cara Daftar Merek Kelas 31 Produk Pertanian Agar Tidak Ditolak DJKI

Cara Daftar Merek Kelas 31 Agar Tidak Ditolak

Tidak ada cara yang dapat menjamin suatu permohonan pasti diterima karena keputusan akhir tetap berada pada pemeriksaan DJKI.

Namun, pemilik usaha dapat melakukan persiapan yang lebih baik untuk mengurangi risiko penolakan.

1. Tentukan Produk yang Benar-Benar Dijual

Langkah pertama adalah membuat daftar produk yang menggunakan brand tersebut.

Jangan langsung menentukan kelas hanya berdasarkan bidang usaha.

Tuliskan secara spesifik produk yang dijual.

Misalnya:

  • Mangga segar.
  • Pisang segar.
  • Jeruk segar.
  • Sayuran segar.
  • Benih tanaman.
  • Tanaman hias.
  • Pakan ternak.
  • Makanan hewan.

Dengan mengetahui produk secara jelas, proses penentuan kelas menjadi lebih mudah.

2. Pastikan Apakah Produk Termasuk Kelas 31

Setelah daftar produk dibuat, lakukan analisis klasifikasi.

Kelas 31 umumnya berkaitan dengan produk pertanian, hasil alam tertentu, tanaman, buah dan sayuran segar, serta pakan hewan.

Namun, produk yang telah mengalami pengolahan dapat berpindah ke klasifikasi lain.

Misalnya, buah segar berbeda dengan selai buah.

Sayuran segar juga berbeda dengan sayuran yang sudah diawetkan atau diolah menjadi makanan.

Karena itu, jangan menentukan kelas hanya berdasarkan bahan dasar.

3. Pilih Nama Merek yang Memiliki Daya Pembeda

Nama merek sebaiknya memiliki karakter yang cukup unik sehingga mudah dibedakan dari brand lain.

Nama yang memiliki unsur pembeda akan lebih baik daripada sekadar menggunakan nama generik produk.

Pemilik usaha juga perlu mempertimbangkan apakah nama tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.

Jika brand nantinya akan digunakan untuk berbagai produk, strategi penamaan sebaiknya dipikirkan sejak awal.

4. Lakukan Pengecekan Merek Sebelum Mendaftar

Ini merupakan salah satu tahap terpenting.

Sebelum mengeluarkan biaya untuk desain kemasan, papan toko, promosi, dan produksi dalam jumlah besar, lakukan pengecekan terlebih dahulu.

Pengecekan dapat membantu mengetahui apakah terdapat merek yang:

  • Sama.
  • Mirip.
  • Memiliki persamaan pada pokoknya.
  • Berada pada kelas yang sama.
  • Memiliki hubungan dengan jenis barang yang serupa.

Jangan hanya mencari nama yang persis sama.

Perhatikan pula kemiripan bunyi, susunan kata, konsep, dan unsur lainnya yang dapat menjadi pertimbangan dalam pemeriksaan.

5. Periksa Status Merek yang Ditemukan

Jika menemukan merek yang mirip, jangan langsung menyimpulkan bahwa merek Anda pasti ditolak.

Perlu diperiksa lebih lanjut status dan data merek tersebut.

Beberapa hal yang dapat diperhatikan antara lain:

  • Nama merek.
  • Pemilik merek.
  • Kelas barang.
  • Jenis barang.
  • Status permohonan.
  • Status pendaftaran.
  • Waktu pendaftaran.
  • Informasi lain yang relevan.

Analisis tersebut dapat membantu menentukan apakah brand masih layak diajukan atau sebaiknya menggunakan alternatif nama.

6. Tentukan Spesifikasi Barang dengan Tepat

Spesifikasi barang merupakan bagian penting dalam permohonan merek.

Pemilik usaha harus mencantumkan barang yang benar-benar berkaitan dengan kegiatan bisnis.

Misalnya, jika brand digunakan untuk buah segar, jangan memasukkan berbagai produk makanan olahan yang sebenarnya tidak diproduksi.

Spesifikasi harus disusun secara realistis dan sesuai dengan kebutuhan perlindungan.

7. Siapkan Dokumen Pendaftaran

Setelah nama dan kelas ditentukan, siapkan dokumen yang dibutuhkan.

Dokumen umumnya mencakup:

  • Data pemohon.
  • Identitas pemohon.
  • Label atau logo merek.
  • Data kelas barang.
  • Spesifikasi barang.
  • Dokumen pendukung sesuai kategori pemohon.

Jika mengajukan sebagai UMK, dokumen yang membuktikan status UMK juga perlu diperhatikan sesuai persyaratan yang berlaku.

8. Ajukan Permohonan melalui Sistem Resmi DJKI

Setelah seluruh data dan dokumen siap, permohonan dapat diajukan melalui sistem resmi DJKI.

Data harus dimasukkan dengan teliti.

Kesalahan nama pemohon, alamat, label merek, kelas, atau spesifikasi barang dapat menimbulkan masalah administratif.

Karena itu, lakukan pemeriksaan ulang sebelum permohonan dikirim.

9. Bayar PNBP Sesuai Kategori Pemohon

Setelah data permohonan lengkap, pemohon akan memperoleh tagihan PNBP.

Untuk pemohon UMK yang memenuhi persyaratan, tarif resmi pendaftaran adalah Rp500.000 per kelas.

Sedangkan untuk pemohon umum, tarif resmi adalah Rp2.800.000 per kelas.

Biaya tersebut merupakan PNBP dan berbeda dari biaya jasa apabila menggunakan pendampingan profesional.

10. Simpan Bukti Penerimaan Permohonan

Setelah pengajuan berhasil, pemohon memperoleh Bukti Penerimaan Permohonan Pendaftaran Merek.

Bukti ini penting karena menunjukkan bahwa permohonan telah masuk ke proses DJKI.

Apabila menggunakan jasa pengurusan merek, pastikan bukti penerimaan diberikan kepada pemilik usaha sebagai bagian dari dokumentasi proses.

Apa yang Terjadi Setelah Merek Kelas 31 Didaftarkan?

Pengajuan merek bukan berarti sertifikat langsung diterbitkan.

Setelah permohonan diterima, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui.

Pemeriksaan Formalitas

Data dan dokumen permohonan diperiksa dari sisi administratif.

Masa Pengumuman

Permohonan diumumkan dalam Berita Resmi Merek sesuai ketentuan.

Pada tahap ini, pihak ketiga memiliki kesempatan untuk mengajukan keberatan apabila memiliki alasan yang sah.

Pemeriksaan Substantif

Merek kemudian diperiksa dari sisi substansi.

Pemeriksa akan menilai apakah merek memenuhi ketentuan pendaftaran atau terdapat alasan untuk menolak.

Penerbitan Sertifikat

Jika seluruh proses berjalan dengan baik dan permohonan disetujui, sertifikat merek dapat diterbitkan.

Berapa Lama Daftar Merek Kelas 31?

Untuk proses pengajuan, apabila dokumen sudah lengkap dan tidak terdapat kendala administratif, sekitar 1 hari kerja dapat memperoleh Bukti Penerimaan Permohonan Pendaftaran Merek setelah permohonan berhasil diajukan.

Namun, hal tersebut bukan berarti sertifikat merek selesai dalam satu hari.

Keseluruhan proses sampai sertifikat diterbitkan dapat memakan waktu paling lama sekitar 6 bulan, tergantung tahapan pemeriksaan dan kondisi permohonan.

Karena itu, pemilik usaha harus membedakan antara waktu pengajuan dengan waktu penyelesaian seluruh proses pendaftaran.

Bagaimana Jika Merek Kelas 31 Mendapat Usulan Penolakan?

Jika permohonan mendapat usulan penolakan, pemohon tidak sebaiknya langsung menyerah.

Perhatikan alasan yang diberikan dalam pemberitahuan.

Pemohon dapat mempertimbangkan untuk memberikan tanggapan sesuai prosedur yang berlaku.

Tanggapan harus disusun berdasarkan alasan penolakan.

Misalnya, apabila penolakan berkaitan dengan persamaan merek, argumentasi perlu menjelaskan aspek yang relevan dan didukung dokumen atau bukti yang diperlukan.

PERMATAMAS dapat membantu proses penyusunan tanggapan atas usulan penolakan merek.

Apakah Merek yang Ditolak Bisa Banding?

Dalam kondisi tertentu, pemohon dapat menempuh mekanisme banding sesuai ketentuan yang berlaku.

Banding bukan sekadar mengajukan ulang permohonan.

Pemohon perlu menyiapkan argumentasi dan dokumen yang relevan dengan alasan penolakan.

Karena itu, apabila ingin mengajukan banding, sebaiknya dilakukan analisis terlebih dahulu untuk menilai dasar dan strategi yang akan digunakan.

PERMATAMAS dapat membantu pendampingan dalam proses banding merek sesuai mekanisme yang berlaku.

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Daftar Merek Kelas 31

Agar proses lebih terarah, berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari.

Tidak Mengecek Merek Terlebih Dahulu

Mengajukan merek tanpa pengecekan dapat meningkatkan risiko menemukan merek serupa setelah permohonan diajukan.

Memilih Nama yang Terlalu Umum

Nama yang hanya menggambarkan produk dapat kurang memiliki daya pembeda.

Salah Menentukan Kelas

Jangan menentukan kelas hanya karena bisnis bergerak di bidang pertanian.

Perhatikan kondisi produk sebenarnya.

Mencantumkan Produk Secara Berlebihan

Spesifikasi barang sebaiknya sesuai dengan kebutuhan bisnis dan produk yang memang dipasarkan.

Tidak Memantau Proses

Setelah pengajuan, pemohon tetap perlu memperhatikan perkembangan permohonan.

Jika terdapat pemberitahuan atau usulan penolakan, tindakan perlu dilakukan sesuai batas waktu.

Apakah Buah Segar dan Buah Olahan Berada di Kelas yang Sama?

Belum tentu.

Buah segar pada umumnya berkaitan dengan Kelas 31.

Sementara buah yang telah mengalami pengolahan, seperti selai buah, buah yang diawetkan, atau produk makanan olahan tertentu, dapat memiliki klasifikasi berbeda.

Ini merupakan contoh mengapa penentuan kelas harus melihat bentuk produk yang sebenarnya.

Pelaku usaha yang menjual buah segar sekaligus produk olahan dapat membutuhkan analisis terhadap lebih dari satu kelas.

Apakah Produk Pertanian yang Sudah Dikemas Tetap Kelas 31?

Pengemasan tidak selalu membuat produk keluar dari Kelas 31.

Yang lebih penting adalah karakteristik barangnya.

Misalnya buah segar yang dikemas dalam kotak atau plastik tetap dapat dikategorikan berdasarkan karakteristik sebagai buah segar.

Namun, jika produk telah mengalami pengolahan tertentu, klasifikasinya dapat berbeda.

Karena itu, jangan menentukan kelas hanya berdasarkan bentuk kemasan.

Apakah Benih dan Bibit Tanaman Bisa Menggunakan Merek?

Ya, produk benih dan bibit tertentu dapat menggunakan brand dan dapat dipertimbangkan untuk pendaftaran merek sesuai klasifikasinya.

Bagi perusahaan benih atau pembibitan, brand dapat menjadi identitas yang membedakan produk dari produsen lainnya.

Pendaftaran merek dapat membantu mempersiapkan perlindungan brand ketika produk mulai dipasarkan secara luas.

Apakah Merek Pakan Hewan Termasuk Kelas 31?

Produk pakan dan makanan hewan tertentu termasuk dalam cakupan Kelas 31.

Namun, pemilik usaha tetap perlu memastikan jenis produk dan spesifikasi barang sesuai dengan klasifikasi yang berlaku.

Hal ini penting terutama bagi produsen pakan yang memiliki beberapa jenis produk dengan komposisi dan fungsi berbeda.

Pentingnya Legalitas Produk Pertanian

Pendaftaran merek merupakan salah satu aspek dalam membangun bisnis pertanian yang lebih tertata.

Namun, kebutuhan legalitas dapat berbeda tergantung jenis produk.

Produk benih, pupuk, pestisida, pakan, tanaman, hasil pertanian, dan produk pangan memiliki ketentuan yang berbeda.

Karena itu, pelaku usaha sebaiknya mengidentifikasi kebutuhan legalitas berdasarkan produk yang dipasarkan.

Untuk produk pertanian yang kemudian diolah menjadi makanan atau minuman, kebutuhan perizinannya juga dapat berubah sesuai karakteristik produk.

Merek Kelas 31 sebagai Investasi Brand Jangka Panjang

Membangun brand membutuhkan waktu, biaya, dan konsistensi.

Mulai dari desain logo, kemasan, promosi, pemasaran digital, hingga membangun kepercayaan pelanggan.

Jika brand sudah dikenal tetapi belum dipersiapkan perlindungannya, pemilik usaha dapat menghadapi risiko ketika terdapat pihak lain yang menggunakan nama serupa.

Karena itu, pendaftaran merek sebaiknya menjadi bagian dari strategi bisnis sejak awal.

Merek yang terdaftar dapat menjadi aset yang mendukung pengembangan usaha dalam jangka panjang.

Mengapa Menggunakan Jasa Daftar Merek Kelas 31?

Pendaftaran merek dapat dilakukan sendiri.

Namun, bagi pelaku usaha yang belum terbiasa dengan prosedur DJKI, pendampingan dapat membantu mengurangi kesalahan dalam proses.

PERMATAMAS dapat membantu:

  • Mengecek nama merek.
  • Menganalisis potensi persamaan merek.
  • Menentukan kelas.
  • Menyusun spesifikasi barang.
  • Memeriksa dokumen.
  • Mengajukan permohonan.
  • Memantau proses.
  • Menyiapkan tanggapan usulan penolakan.
  • Membantu banding merek.
  • Membantu perpanjangan merek.
  • Membantu pengalihan hak merek.

Dengan demikian, pemilik bisnis dapat lebih fokus pada produksi dan pengembangan usaha.

Jasa Daftar Merek Kelas 31 PERMATAMAS

PERMATAMAS membantu pelaku usaha yang ingin mendaftarkan brand untuk produk pertanian dan hasil alam yang sesuai dengan Kelas 31.

Layanan dapat digunakan untuk:

  • Buah segar.
  • Sayuran segar.
  • Benih.
  • Bibit.
  • Tanaman hias.
  • Bunga alami.
  • Hasil pertanian.
  • Hasil perkebunan.
  • Produk kehutanan tertentu.
  • Pakan hewan.
  • Makanan hewan.
  • Produk hasil alam lainnya sesuai klasifikasi.

Proses dimulai dari konsultasi dan pengecekan merek, kemudian dilanjutkan dengan analisis kelas, penyusunan spesifikasi barang, pemeriksaan dokumen, hingga pengajuan resmi melalui DJKI.

Untuk pengajuan baru, 1 Hari Langsung Dapat Bukti Pendaftaran Merek setelah permohonan berhasil diajukan dan diterima.

Bukti penerimaan tersebut bukan sertifikat merek. Sertifikat baru dapat diterbitkan setelah permohonan melewati seluruh tahapan pemeriksaan sesuai ketentuan.

Lindungi Brand Produk Pertanian Anda Sebelum Terlambat

Jika Anda memiliki usaha buah segar, sayuran, benih, bibit tanaman, tanaman hias, bunga, hasil pertanian, hasil perkebunan, pakan hewan, atau produk lain yang termasuk Kelas 31, jangan menunggu brand semakin dikenal baru memikirkan perlindungan.

Langkah yang tepat adalah mempersiapkan nama merek sejak awal, melakukan pengecekan, menentukan kelas secara tepat, menyusun spesifikasi barang, kemudian mengajukan permohonan melalui DJKI.

Selain perlindungan merek, pelaku usaha juga perlu memperhatikan legalitas lain sesuai jenis produk. Untuk produk yang termasuk dalam kategori yang diwajibkan, Sertifikasi Halal dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan legalitas dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkan.

PERMATAMAS siap membantu proses Cara Daftar Merek Kelas 31 secara resmi melalui DJKI, mulai dari pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi, pemeriksaan dokumen, hingga pengajuan permohonan.

Hubungi PERMATAMAS sekarang untuk konsultasi brand produk pertanian, buah, benih, tanaman, hasil perkebunan, pakan hewan, atau hasil alam Anda. 1 Hari Langsung Dapat Bukti Pendaftaran Merek setelah permohonan berhasil diajukan. Apabila produk pertanian tersebut telah diolah menjadi makanan atau minuman, pelaku usaha juga perlu memperhatikan Izin BPOM Makanan/Minuman sesuai dengan karakteristik dan ketentuan produk yang berlaku.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ — Cara Daftar Merek Kelas 31 Produk Pertanian Agar Tidak Ditolak DJKI

1. Bagaimana Cara Daftar Merek Kelas 31 Produk Pertanian Agar Tidak Ditolak DJKI?
Mulai dengan menentukan produk secara tepat, mengecek potensi persamaan merek, memastikan Kelas 31 sesuai, menyiapkan spesifikasi barang dan dokumen, kemudian mengajukan permohonan melalui sistem resmi DJKI.

2. Apa saja produk yang termasuk Merek Kelas 31?
Kelas 31 mencakup berbagai produk seperti buah dan sayuran segar, benih, tanaman, bunga alami, hasil pertanian, hasil perkebunan tertentu, pakan hewan, serta produk lainnya sesuai klasifikasi.

3. Apakah buah segar termasuk Kelas 31?
Ya, buah segar pada umumnya termasuk Kelas 31. Namun, buah yang sudah diolah menjadi makanan atau produk olahan dapat memiliki klasifikasi berbeda.

4. Apakah sayuran segar bisa didaftarkan dengan Merek Kelas 31?
Bisa. Sayuran segar termasuk produk yang dapat berkaitan dengan Kelas 31 sesuai klasifikasi barang yang berlaku.

5. Mengapa Merek Kelas 31 bisa ditolak DJKI?
Penolakan dapat terjadi karena berbagai alasan, antara lain memiliki persamaan dengan merek pihak lain, tidak memiliki daya pembeda, mengandung unsur yang dilarang, atau terdapat masalah lain berdasarkan ketentuan yang berlaku.

6. Apakah pengecekan merek wajib dilakukan sebelum daftar Merek Kelas 31?
Pengecekan sangat disarankan sebelum pengajuan untuk mengetahui apakah terdapat merek yang sama atau memiliki persamaan dengan brand yang akan didaftarkan.

7. Berapa biaya daftar Merek Kelas 31?
Tarif PNBP resmi umumnya Rp500.000 per kelas bagi pemohon UMK yang memenuhi persyaratan dan Rp2.800.000 per kelas bagi pemohon umum. Biaya jasa pendampingan, jika digunakan, terpisah dari PNBP.

8. Berapa lama proses Cara Daftar Merek Kelas 31?
Jika dokumen lengkap, pengajuan dapat dilakukan hingga memperoleh Bukti Penerimaan Permohonan Pendaftaran Merek sekitar 1 hari kerja. Keseluruhan proses sampai sertifikat diterbitkan dapat memakan waktu paling lama sekitar 6 bulan sesuai tahapan pemeriksaan.

9. Bagaimana jika Merek Kelas 31 mendapat usulan penolakan DJKI?
Pemohon perlu mempelajari alasan penolakan dan dapat menyampaikan tanggapan sesuai prosedur serta batas waktu yang ditentukan. Tanggapan sebaiknya disusun berdasarkan alasan penolakan secara tepat.

10. Apakah PERMATAMAS membantu Cara Daftar Merek Kelas 31 Produk Pertanian?
Ya. PERMATAMAS membantu pengecekan merek, analisis Kelas 31, penyusunan spesifikasi barang, pemeriksaan dokumen, pengajuan permohonan, hingga pendampingan apabila terdapat usulan penolakan.

PERMATAMAS INDONESIA

Mitra Terpercaya Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp : 021-89253417
HP/WA : 085777630555

jasa haki kelas 35

© 2026 Jasa Haki Kelas 35 – Dokter Website Indonesia