Jasa Daftar Merek Material Bangunan Non-Logam Kelas 19 Resmi DJKI – Industri material bangunan non-logam terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya pembangunan rumah, gedung, kawasan industri, hingga infrastruktur di Indonesia. Produk seperti semen, batu bata, genteng, keramik, granit, paving block, gypsum, dan beton pracetak dipasarkan dengan berbagai merek yang menjadi identitas perusahaan. Oleh karena itu, perlindungan merek menjadi langkah penting agar brand yang telah dibangun tidak digunakan oleh pihak lain.
Apabila merek belum didaftarkan, terdapat risiko nama brand didaftarkan lebih dahulu oleh kompetitor. Mengingat Indonesia menerapkan sistem first to file, pihak yang lebih dahulu mengajukan permohonan merek pada umumnya memiliki hak atas merek tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
Jika produk Anda termasuk dalam Merek Kelas 19 DJKI, PERMATAMAS siap membantu proses pendaftaran merek secara resmi mulai dari konsultasi, pengecekan merek, hingga pengajuan permohonan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Apa Itu Merek Kelas 19 DJKI?
Merek Kelas 19 DJKI merupakan klasifikasi untuk bahan bangunan bukan dari logam yang digunakan dalam pembangunan rumah, gedung, jalan, maupun berbagai proyek konstruksi.
Beberapa contoh produk yang termasuk dalam Kelas 19 DJKI antara lain:
- Semen.
- Batu bata.
- Bata ringan.
- Batako.
- Paving block.
- Keramik lantai.
- Keramik dinding.
- Granit.
- Marmer.
- Genteng beton.
- Genteng tanah liat.
- Genteng keramik.
- Gypsum.
- Papan gypsum.
- Triplek.
- Plywood.
- Kayu olahan untuk bangunan.
- Beton pracetak.
- Panel beton.
- Tiang beton.
- Saluran beton.
- Batu alam.
- Pasir bangunan.
- Batu split.
- Aspal.
- Kaca bangunan.
- Panel dinding non-logam.
- Material bangunan non-logam lainnya.
Apabila merek digunakan pada produk-produk tersebut, maka pendaftarannya umumnya dilakukan dalam Kelas 19 DJKI.

Mengapa Brand Material Bangunan Perlu Didaftarkan?
Brand yang kuat mampu meningkatkan kepercayaan kontraktor, distributor, developer, maupun konsumen. Dengan mendaftarkan merek, Anda memperoleh perlindungan hukum terhadap identitas produk yang dipasarkan.
Beberapa manfaat pendaftaran merek meliputi:
- Memberikan hak eksklusif atas penggunaan merek.
- Mengurangi risiko peniruan oleh kompetitor.
- Memperkuat identitas perusahaan.
- Meningkatkan kepercayaan pelanggan.
- Menambah nilai aset bisnis.
- Mendukung ekspansi distribusi dan kerja sama proyek.
Siapa yang Membutuhkan Jasa Daftar Merek Kelas 19?
Layanan ini cocok digunakan oleh:
- Produsen semen.
- Produsen keramik.
- Produsen granit.
- Produsen gypsum.
- Produsen paving block.
- Produsen beton pracetak.
- Distributor bahan bangunan.
- Importir material bangunan.
- Supplier proyek konstruksi.
- UMKM bidang material bangunan.
Layanan Pendaftaran Merek di PERMATAMAS
PERMATAMAS memberikan layanan pendampingan agar proses pendaftaran merek berjalan lebih mudah dan sesuai ketentuan DJKI.
Layanan kami meliputi:
- Konsultasi pendaftaran merek.
- Pengecekan merek.
- Penentuan kelas merek.
- Penyusunan spesifikasi barang.
- Persiapan dokumen.
- Pengajuan permohonan resmi ke DJKI.
- Pendampingan selama proses administrasi.
Proses Pengajuan Cepat
Apabila seluruh dokumen telah lengkap dan permohonan berhasil diajukan, bukti penerimaan permohonan pendaftaran merek umumnya dapat diperoleh sekitar 1 hari kerja.
Bukti tersebut dapat langsung digunakan sebagai tanda bahwa merek telah resmi diajukan ke DJKI.
Dokumen yang Diperlukan
Dokumen yang umumnya dibutuhkan meliputi:
- Identitas pemohon.
- Logo atau nama merek.
- Tanda tangan pemohon.
- Daftar produk yang akan didaftarkan.
- Dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan DJKI.
Tim PERMATAMAS akan membantu memeriksa kelengkapan dokumen sebelum proses pengajuan dilakukan.
Mengapa Memilih PERMATAMAS?
Pendaftaran merek memerlukan ketelitian dalam menentukan kelas serta menyusun spesifikasi produk sesuai klasifikasi DJKI.
PERMATAMAS telah berpengalaman membantu banyak perusahaan maupun pelaku usaha perorangan dalam pengurusan merek di berbagai bidang usaha. Bukti pengalaman tersebut dapat Anda lihat melalui daftar klien yang telah mempercayakan layanan kami.
Keunggulan PERMATAMAS:
- Berpengalaman mengurus pendaftaran merek.
- Membantu pengecekan merek sebelum diajukan.
- Membantu menentukan kelas yang sesuai.
- Pendampingan dari awal hingga pengajuan.
- Proses administrasi cepat.
- Bukti penerimaan permohonan umumnya diperoleh sekitar 1 hari kerja.
- Melayani seluruh Indonesia.
Tahapan Pengurusan Merek Bersama PERMATAMAS
Konsultasi Produk
Kami membantu memastikan material bangunan Anda termasuk dalam Kelas 19 DJKI.
Pengecekan Merek
Tim melakukan penelusuran awal untuk mengetahui potensi persamaan dengan merek lain.
Persiapan Dokumen
Seluruh persyaratan diperiksa agar sesuai dengan ketentuan DJKI.
Pengajuan Permohonan
Permohonan diajukan secara resmi melalui sistem DJKI.
Pendampingan Selama Proses
Kami membantu memantau perkembangan permohonan hingga seluruh tahapan administrasi berjalan sesuai prosedur.
Pentingnya Mengurus Merek Material Bangunan Non-Logam
Merek merupakan aset bisnis yang memiliki nilai ekonomi dan hukum. Dengan mendaftarkan merek sejak awal, Anda memperoleh perlindungan hukum, memperkuat identitas brand, serta meningkatkan kepercayaan pelanggan, distributor, dan mitra proyek.
Apabila Anda memiliki usaha semen, keramik, granit, gypsum, paving block, beton pracetak, batu bata, genteng, kaca bangunan, maupun berbagai material bangunan non-logam lainnya yang termasuk Merek Kelas 19 DJKI, percayakan proses pendaftaran mereknya kepada PERMATAMAS. Kami siap membantu mulai dari konsultasi, pengecekan merek, penyusunan dokumen, hingga pengajuan resmi ke DJKI secara profesional, aman, dengan bukti penerimaan permohonan pendaftaran merek yang umumnya dapat diperoleh sekitar 1 hari kerja setelah permohonan berhasil diajukan.
KONSULTASI GRATIS
PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555
FAQ Jasa Daftar Merek Material Bangunan Non-Logam Kelas 19 Resmi DJKI
1. Apa itu Merek Kelas 19 DJKI?
Merek Kelas 19 adalah klasifikasi untuk bahan bangunan non-logam, seperti semen, batu bata, keramik, granit, gypsum, beton pracetak, kaca bangunan, dan material konstruksi non-logam lainnya.
2. Produk apa saja yang termasuk dalam Kelas 19?
Contohnya meliputi semen, bata ringan, batako, paving block, keramik, granit, marmer, genteng, gypsum, papan gypsum, beton pracetak, panel beton, kaca bangunan, batu alam, pasir bangunan, dan berbagai material non-logam lainnya.
3. Mengapa merek material bangunan perlu didaftarkan?
Pendaftaran merek memberikan perlindungan hukum terhadap nama brand, mencegah peniruan oleh kompetitor, meningkatkan kepercayaan pelanggan, serta memperkuat identitas perusahaan.
4. Siapa yang membutuhkan jasa daftar merek Kelas 19?
Produsen semen, keramik, granit, gypsum, beton pracetak, distributor bahan bangunan, importir material konstruksi, supplier proyek, toko bangunan, serta UMKM di bidang material bangunan.
5. Berapa lama mendapatkan bukti pengajuan merek?
Apabila dokumen telah lengkap dan permohonan berhasil diajukan, bukti penerimaan permohonan pendaftaran merek umumnya dapat diperoleh sekitar 1 hari kerja.
6. Berapa biaya resmi pendaftaran merek di DJKI?
Biaya resmi adalah Rp2.800.000 per kelas untuk pemohon umum dan Rp500.000 per kelas bagi UMK yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan DJKI.
7. Dokumen apa saja yang diperlukan untuk mendaftarkan merek material bangunan non-logam?
Umumnya diperlukan identitas pemohon, label atau logo merek, tanda tangan pemohon, serta daftar produk yang akan didaftarkan sesuai Kelas 19.
8. Mengapa memilih PERMATAMAS?
PERMATAMAS telah berpengalaman membantu banyak perusahaan dan pelaku usaha perorangan dalam pengurusan merek, mulai dari pengecekan merek, penentuan kelas, hingga pengajuan resmi ke DJKI.
9. Apakah PERMATAMAS melayani seluruh Indonesia?
Ya. PERMATAMAS melayani jasa pendaftaran merek untuk produsen, distributor, importir, supplier material bangunan, UMKM, hingga perusahaan konstruksi di seluruh Indonesia.
10. Kapan waktu terbaik mendaftarkan merek material bangunan non-logam?
Sebaiknya sebelum produk dipasarkan secara luas. Indonesia menerapkan sistem first to file, sehingga pihak yang lebih dahulu mengajukan permohonan pada umumnya memiliki hak atas merek sesuai ketentuan yang berlaku.