Jasa Pengurusan Merek Dagang Perbaikan Mesin, Laundry, Konstruksi Bangunan, dan Renovasi Kelas 37 Resmi DJKI – Persaingan di sektor jasa perbaikan, laundry, konstruksi, dan renovasi bangunan mendorong pelaku usaha untuk membangun identitas bisnis yang profesional. Nama usaha dan logo bukan hanya sarana promosi, tetapi juga aset yang dapat mendukung pengenalan layanan di tengah persaingan pasar.
Salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan adalah mendaftarkan merek jasa melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Dalam sistem klasifikasi merek, Kelas 37 mencakup jasa konstruksi bangunan, perbaikan, pemeliharaan, dan instalasi.
Kelas ini relevan bagi berbagai jenis usaha, mulai dari bengkel perbaikan mesin industri, jasa laundry, kontraktor bangunan, hingga penyedia layanan renovasi rumah dan gedung. Meski demikian, pemilihan kelas harus didasarkan pada karakter jasa yang benar-benar ditawarkan, bukan hanya nama atau bidang usaha secara umum.
Bagi pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan administrasi, jasa pendaftaran merek hki dapat menjadi pilihan untuk membantu mempersiapkan permohonan, meninjau klasifikasi jasa, dan memahami tahapan pendaftaran merek.
Artikel ini membahas pengertian Kelas 37 HKI, 40 contoh layanan dari empat kelompok usaha, manfaat pendaftaran merek, prosedur pengajuan, serta pertanyaan yang sering diajukan oleh pemilik bisnis jasa.
Apa Itu Kelas Merek 37 HKI?
Kelas Merek 37 HKI adalah kelompok klasifikasi jasa yang secara umum mencakup konstruksi bangunan, perbaikan, dan instalasi. Cakupannya juga meliputi berbagai layanan pemeliharaan serta perbaikan peralatan dan mesin.
Contoh jasa yang dapat berkaitan dengan Kelas 37 antara lain:
- Perbaikan dan pemeliharaan mesin industri.
- Instalasi dan perbaikan mesin.
- Jasa laundry dan pencucian kain.
- Konstruksi bangunan dan rumah tinggal.
- Renovasi dan restorasi bangunan.
- Instalasi peralatan listrik.
- Pemeliharaan gedung.
- Pengecatan dan pekerjaan pertukangan.
- Perbaikan peralatan rumah tangga.
- Instalasi dan pemeliharaan peralatan tertentu.
Daftar tersebut merupakan contoh umum, bukan daftar lengkap seluruh jasa yang tercakup dalam Kelas 37. Uraian jasa tetap perlu dicocokkan dengan klasifikasi resmi DJKI.
Untuk memeriksa informasi resmi, kunjungi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau buka Sistem Klasifikasi Merek Kelas 37.
Contoh Jasa Perbaikan Mesin Kelas 37 Beserta Keterangannya
Usaha perbaikan mesin memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran operasional industri, manufaktur, dan berbagai kegiatan produksi. Merek yang digunakan untuk layanan ini dapat menjadi identitas pembeda bagi pelanggan yang membutuhkan jasa teknis.
Berikut contoh layanan perbaikan mesin yang dapat dipertimbangkan dalam klasifikasi Kelas 37.
1. Jasa Perbaikan Mesin Industri
Jasa ini menangani pemeriksaan dan perbaikan mesin yang digunakan dalam kegiatan produksi, seperti mesin pabrik, mesin pengolahan bahan, dan peralatan manufaktur.
Penyedia layanan dapat menggunakan merek untuk membedakan identitas jasa dan membangun reputasi di kalangan pelanggan industri. Layanan perbaikan mesin industri termasuk jenis jasa yang relevan dengan Kelas 37.
2. Jasa Pemeliharaan Mesin Produksi
Pemeliharaan mesin produksi dilakukan untuk menjaga kondisi peralatan agar tetap berfungsi sesuai kebutuhan operasional. Kegiatannya dapat mencakup pemeriksaan berkala, pembersihan teknis, dan penggantian komponen yang diperlukan.
Merek jasa pemeliharaan dapat dipertimbangkan untuk didaftarkan sesuai deskripsi layanan yang diberikan.
3. Jasa Perbaikan Mesin Konstruksi
Layanan ini mencakup perbaikan mesin dan peralatan yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi, seperti mesin pemadat, alat pengangkat, dan mesin pendukung proyek.
Penyedia jasa dapat membangun identitas bisnis melalui merek yang digunakan secara konsisten pada penawaran dan pelayanan.
4. Jasa Perbaikan Pompa Industri
Jasa perbaikan pompa industri menangani pemeriksaan dan perbaikan pompa yang digunakan untuk memindahkan cairan dalam kegiatan industri atau fasilitas bangunan.
Layanan ini dapat berkaitan dengan Kelas 37 karena berfokus pada perbaikan peralatan. Deskripsi yang diajukan harus sesuai dengan jenis layanan yang benar-benar tersedia.
5. Jasa Perbaikan Kompresor
Kompresor digunakan dalam berbagai kegiatan industri dan operasional. Jasa perbaikannya dapat mencakup pemeriksaan komponen, penanganan kerusakan, dan pengujian fungsi setelah perbaikan.
Pengusaha yang menawarkan layanan ini dapat mempertimbangkan perlindungan merek untuk membedakan jasa mereka dari penyedia lainnya.
6. Jasa Perbaikan Mesin Pengemas
Mesin pengemas digunakan untuk mengemas produk dalam industri makanan, minuman, farmasi, dan manufaktur lainnya. Layanan perbaikan membantu menangani gangguan mekanis atau kerusakan yang memengaruhi operasional mesin.
Jasa perbaikan mesin pengemas dapat dipertimbangkan dalam Kelas 37 sesuai klasifikasi resmi.
7. Jasa Perbaikan Mesin Jahit Industri
Layanan ini menangani perbaikan mesin jahit yang digunakan oleh konveksi, industri garmen, dan usaha produksi pakaian.
Merek jasa perbaikan dapat membantu pelanggan mengenali penyedia layanan. Penentuan kelas perlu didasarkan pada jasa perbaikan mesin yang ditawarkan, bukan barang mesin jahit yang dijual.
8. Jasa Perbaikan Mesin Pendingin
Jasa perbaikan mesin pendingin dapat mencakup pemeriksaan dan penanganan kerusakan pada peralatan pendingin tertentu yang digunakan di tempat usaha atau fasilitas industri.
Jika layanan juga meliputi instalasi atau pemeliharaan, uraian jasa dapat disesuaikan dengan cakupan pekerjaan yang tersedia.
9. Jasa Perbaikan Mesin Cuci Industri
Layanan ini menangani perbaikan mesin cuci berkapasitas besar yang digunakan oleh hotel, rumah sakit, fasilitas laundry, atau usaha pencucian komersial.
Karena berfokus pada perbaikan peralatan, layanan ini relevan untuk ditinjau dalam Kelas 37.
10. Jasa Instalasi dan Pemeliharaan Mesin
Layanan ini meliputi pemasangan, pemeriksaan, dan pemeliharaan mesin sesuai spesifikasi peralatan dan kebutuhan pengguna.
Pemilik bisnis dapat mempertimbangkan pendaftaran merek berdasarkan jenis jasa instalasi dan pemeliharaan yang benar-benar diberikan.

Contoh Jasa Laundry Kelas 37 Beserta Keterangannya
Bisnis laundry berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pencucian pakaian dan tekstil. Agar memiliki identitas yang mudah dikenali, pemilik usaha dapat mempertimbangkan pendaftaran merek untuk layanan laundry yang ditawarkan.
Berikut contoh layanan laundry yang dapat menjadi referensi.
1. Jasa Laundry Kiloan
Laundry kiloan merupakan layanan pencucian pakaian yang tarifnya dihitung berdasarkan berat cucian. Layanan ini banyak digunakan oleh rumah tangga, mahasiswa, dan pekerja.
Merek laundry kiloan dapat membantu pelanggan mengenali usaha dan membedakannya dari penyedia layanan lain. Jasa binatu secara umum termasuk dalam cakupan Kelas 37.
2. Jasa Laundry Satuan
Laundry satuan melayani pencucian pakaian berdasarkan jumlah atau jenis barang, seperti jas, gaun, jaket, dan pakaian khusus lainnya.
Pelaku usaha dapat menggunakan merek untuk membangun identitas layanan yang berfokus pada pencucian pakaian tertentu.
3. Jasa Dry Cleaning
Dry cleaning merupakan layanan pembersihan pakaian menggunakan metode dan bahan pembersih khusus yang tidak mengandalkan proses pencucian air seperti laundry biasa.
Layanan ini dapat berkaitan dengan Kelas 37. Pemilik usaha perlu memastikan uraian jasa mencerminkan metode layanan yang benar-benar disediakan.
4. Jasa Laundry Sepatu
Laundry sepatu merupakan layanan pembersihan sepatu untuk menghilangkan kotoran dan membantu menjaga kebersihannya. Layanan ini dapat mencakup berbagai jenis sepatu sesuai kemampuan penyedia.
Jasa pencucian sepatu tercantum dalam klasifikasi Kelas 37 DJKI sehingga dapat menjadi referensi bagi pemilik usaha yang ingin mendaftarkan merek layanan tersebut.
5. Jasa Laundry Tas
Jasa laundry tas berfokus pada pembersihan tas dari bahan tertentu sesuai metode perawatan yang sesuai. Layanan ini biasanya ditujukan untuk tas sehari-hari, tas kerja, atau tas fesyen.
Pemilik usaha perlu menjelaskan layanan yang ditawarkan secara tepat karena pembersihan, perbaikan, dan penjualan tas merupakan kegiatan yang berbeda.
6. Jasa Laundry Karpet
Laundry karpet merupakan layanan pembersihan karpet dan permadani untuk mengangkat debu, kotoran, dan noda sesuai metode yang digunakan.
Layanan pembersihan karpet dan permadani dapat berkaitan dengan Kelas 37. Merek yang digunakan untuk jasa ini dapat ditinjau berdasarkan uraian jasa yang sesuai.
7. Jasa Laundry Gorden
Jasa laundry gorden menangani pencucian atau pembersihan tirai berbahan tekstil. Layanan dapat mencakup penanganan gorden rumah, kantor, hotel, dan bangunan komersial.
Pemilik usaha dapat mempertimbangkan Kelas 37 untuk jasa pencucian gorden sesuai klasifikasi resmi.
8. Jasa Laundry Selimut dan Bed Cover
Layanan ini berfokus pada pencucian selimut, bed cover, dan perlengkapan tidur berbahan tekstil. Proses pencucian disesuaikan dengan bahan dan petunjuk perawatan barang.
Merek laundry dapat digunakan untuk membangun identitas layanan pencucian perlengkapan rumah tangga.
9. Jasa Laundry Boneka
Jasa laundry boneka menawarkan pembersihan boneka berbahan kain atau material lain yang sesuai dengan metode pencucian yang digunakan.
Layanan pencucian boneka tercantum sebagai salah satu jenis jasa yang berkaitan dengan Kelas 37. Pemilik usaha perlu memastikan bahwa deskripsi mereknya sesuai dengan layanan aktual.
10. Jasa Laundry Helm
Jasa laundry helm berfokus pada pembersihan bagian helm yang dapat dirawat menggunakan metode yang sesuai dengan materialnya.
Pemilik bisnis dapat mempertimbangkan perlindungan merek untuk layanan pencucian helm, sambil memastikan metode pembersihan tidak merusak komponen produk.
Contoh Jasa Konstruksi Bangunan Kelas 37 Beserta Keterangannya
Jasa konstruksi berperan dalam pembangunan rumah, gedung komersial, fasilitas industri, dan infrastruktur lainnya. Bagi kontraktor, merek dapat menjadi identitas bisnis yang digunakan dalam penawaran proyek dan komunikasi dengan pelanggan.
Berikut contoh jasa konstruksi yang dapat berkaitan dengan Kelas 37.
1. Jasa Konstruksi Rumah Tinggal
Layanan ini mencakup pekerjaan pembangunan rumah berdasarkan desain, spesifikasi, dan kebutuhan pemilik proyek.
Kontraktor dapat mempertimbangkan pendaftaran merek untuk layanan konstruksi rumah sesuai uraian jasa yang diajukan.
2. Jasa Konstruksi Gedung Perkantoran
Jasa konstruksi gedung perkantoran menangani pembangunan bangunan yang digunakan untuk aktivitas bisnis dan administrasi.
Pendaftaran merek dapat membantu perusahaan kontraktor membangun identitas layanan di pasar konstruksi komersial.
3. Jasa Konstruksi Ruko
Layanan ini berkaitan dengan pembangunan rumah toko atau bangunan yang menggabungkan fungsi usaha dan ruang lainnya sesuai desain proyek.
Merek jasa konstruksi ruko perlu didaftarkan berdasarkan uraian jasa pembangunan yang sesuai dengan klasifikasi resmi.
4. Jasa Konstruksi Gedung Komersial
Konstruksi gedung komersial meliputi pembangunan bangunan untuk kegiatan perdagangan dan bisnis, seperti pusat usaha atau bangunan komersial lainnya.
Penyedia jasa dapat menggunakan merek untuk membedakan identitas layanan konstruksi mereka.
5. Jasa Konstruksi Gudang
Jasa konstruksi gudang berkaitan dengan pembangunan fasilitas penyimpanan barang untuk kebutuhan industri, perdagangan, dan logistik.
Deskripsi jasa dalam permohonan merek perlu menjelaskan jenis pekerjaan konstruksi yang ditawarkan.
6. Jasa Konstruksi Pabrik
Layanan ini menangani pembangunan fasilitas industri atau pabrik sesuai perencanaan teknis dan kebutuhan operasional.
Perusahaan konstruksi industri dapat mempertimbangkan pendaftaran merek untuk memperkuat identitas layanan di sektor tersebut.
7. Jasa Konstruksi Apartemen
Jasa konstruksi apartemen mencakup pekerjaan pembangunan hunian bertingkat berdasarkan desain dan spesifikasi proyek.
Merek yang digunakan untuk layanan konstruksi apartemen dapat ditinjau dalam Kelas 37 sesuai uraian jasa yang benar.
8. Jasa Konstruksi Bangunan Bertingkat
Layanan ini mencakup pembangunan gedung bertingkat untuk kebutuhan hunian, komersial, atau fungsi lainnya.
Pemilik usaha perlu memastikan uraian jasa sesuai dengan kegiatan konstruksi yang ditawarkan dan tidak mencampurkannya dengan layanan desain atau konsultasi yang mungkin memerlukan pemeriksaan tersendiri.
9. Jasa Konstruksi Struktur Baja
Jasa konstruksi struktur baja meliputi pekerjaan pembangunan struktur menggunakan komponen baja sesuai desain teknis dan kebutuhan proyek.
Layanan ini relevan bagi kontraktor spesialis struktur dan dapat dipertimbangkan untuk pendaftaran merek berdasarkan deskripsi pekerjaan yang sesuai.
10. Jasa Konstruksi dan Pemeliharaan Gedung
Layanan ini mencakup pekerjaan konstruksi dan pemeliharaan bangunan untuk membantu menjaga fungsi dan kondisi fasilitas.
Karena menggabungkan dua jenis aktivitas, uraian jasa harus menjelaskan cakupan konstruksi serta pemeliharaan yang benar-benar diberikan.
Contoh Jasa Renovasi Bangunan Kelas 37 Beserta Keterangannya
Renovasi bangunan menjadi kebutuhan bagi pemilik rumah, kantor, toko, dan properti komersial yang ingin memperbaiki atau memperbarui kondisi bangunan. Pelaku usaha renovasi dapat membangun identitas bisnis melalui merek yang konsisten.
Berikut contoh jasa renovasi yang dapat dipertimbangkan untuk Kelas 37.
1. Jasa Renovasi Rumah
Jasa renovasi rumah meliputi pembaruan atau perbaikan bagian rumah sesuai kebutuhan pemilik, seperti ruang keluarga, kamar tidur, dapur, dan bagian bangunan lainnya.
Pemilik usaha dapat mempertimbangkan pendaftaran merek untuk layanan renovasi rumah sesuai klasifikasi jasa yang berlaku.
2. Jasa Renovasi Dapur
Renovasi dapur dapat mencakup pembaruan area kerja, pemasangan perlengkapan, perbaikan permukaan, dan penataan ulang bagian fisik dapur.
Jika pekerjaan utamanya berupa konstruksi, perbaikan, atau instalasi, layanan dapat berkaitan dengan Kelas 37. Jasa desain interior yang berdiri sendiri perlu ditinjau berdasarkan klasifikasi yang sesuai.
3. Jasa Renovasi Kamar Mandi
Layanan ini meliputi pembaruan atau perbaikan bagian kamar mandi, seperti pemasangan perlengkapan, perbaikan permukaan, dan pekerjaan konstruksi terkait.
Uraian jasa harus mencerminkan pekerjaan renovasi yang benar-benar ditawarkan.
4. Jasa Renovasi Kantor
Renovasi kantor berkaitan dengan pembaruan kondisi fisik ruang kerja, termasuk perbaikan dinding, lantai, plafon, dan bagian bangunan lainnya.
Perusahaan yang menyediakan layanan renovasi kantor dapat mempertimbangkan pendaftaran merek pada Kelas 37.
5. Jasa Renovasi Ruko
Layanan ini ditujukan bagi pemilik rumah toko yang ingin memperbaiki atau memperbarui bangunan untuk kebutuhan usaha.
Merek jasa renovasi ruko dapat menjadi identitas layanan, sedangkan deskripsi barang atau jasa harus disesuaikan dengan klasifikasi resmi.
6. Jasa Renovasi Gedung Komersial
Renovasi gedung komersial meliputi pekerjaan pembaruan atau perbaikan bangunan yang digunakan untuk kegiatan bisnis.
Pekerjaan dapat mencakup beberapa bagian fisik bangunan sesuai lingkup kontrak. Pemilik usaha perlu menjelaskan cakupan layanan secara spesifik saat mengajukan merek.
7. Jasa Renovasi Fasad Bangunan
Renovasi fasad berkaitan dengan pembaruan atau perbaikan tampilan luar bangunan, termasuk perbaikan permukaan dan elemen eksterior tertentu.
Jika jasa berfokus pada pekerjaan fisik dan perbaikan bangunan, Kelas 37 dapat menjadi acuan klasifikasi.
8. Jasa Renovasi Atap
Layanan ini meliputi perbaikan atau pembaruan bagian atap untuk menangani kerusakan atau menyesuaikan kebutuhan bangunan.
Deskripsi jasa dapat mencakup pekerjaan renovasi dan perbaikan atap sesuai kegiatan aktual penyedia layanan.
9. Jasa Renovasi Lantai
Renovasi lantai mencakup perbaikan atau pembaruan permukaan lantai, termasuk penggantian material dan pekerjaan pemasangan sesuai jenis proyek.
Merek layanan renovasi lantai dapat ditinjau untuk pendaftaran dalam Kelas 37 berdasarkan uraian jasa yang sesuai.
10. Jasa Restorasi Bangunan
Restorasi bangunan merupakan layanan untuk memulihkan kondisi atau bagian bangunan sesuai karakteristik dan kebutuhan pekerjaan.
Layanan restorasi bangunan dapat berkaitan dengan Kelas 37. Jika proyek melibatkan jasa konsultasi atau desain tersendiri, klasifikasinya perlu diperiksa secara terpisah.
Mengapa Pendaftaran Merek Kelas 37 Penting bagi Pelaku Usaha?
Pendaftaran merek dapat menjadi bagian dari strategi perlindungan identitas bisnis. Bagi penyedia jasa perbaikan mesin, laundry, konstruksi, dan renovasi, identitas merek yang jelas membantu pelanggan mengenali layanan yang ditawarkan.
Beberapa alasan pentingnya pendaftaran merek antara lain:
1. Melindungi identitas jasa
Merek terdaftar dapat memperoleh perlindungan hukum sesuai ketentuan yang berlaku dan cakupan jasa yang didaftarkan.
2. Membangun pengenalan merek
Nama dan logo yang digunakan secara konsisten membantu pelanggan mengenali penyedia layanan, terutama ketika bisnis berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
3. Mendukung pengembangan usaha
Identitas merek dapat menjadi bagian dari strategi pemasaran, pengembangan cabang, dan perluasan layanan.
4. Membantu mengurangi risiko konflik merek
Penelusuran merek sebelum pengajuan dapat membantu mengidentifikasi merek pembanding yang berpotensi menimbulkan kendala. Namun, penelusuran tidak menjamin permohonan akan disetujui.
5. Mendukung pengelolaan legalitas bisnis
Pendaftaran merek dapat menjadi bagian dari pengelolaan legalitas usaha. Untuk bidang konstruksi dan jasa teknis tertentu, persyaratan perizinan operasional tetap harus dipenuhi secara terpisah.
Cara Mengurus Pendaftaran Merek Kelas 37 HKI
Bagi pelaku usaha yang ingin mendaftarkan merek jasa, berikut tahapan umum yang dapat dipersiapkan.
1. Menentukan nama atau logo merek
Pilih nama atau logo yang memiliki daya pembeda dan sesuai dengan identitas bisnis. Hindari mengandalkan istilah yang terlalu umum untuk menggambarkan jasa.
2. Melakukan penelusuran merek
Periksa merek yang telah terdaftar atau sedang diajukan untuk mengidentifikasi kemungkinan persamaan dengan merek yang akan digunakan.
Penelusuran merupakan langkah awal untuk menilai risiko, bukan jaminan bahwa merek akan disetujui.
3. Menentukan uraian jasa
Identifikasi kegiatan utama bisnis, misalnya perbaikan mesin, pencucian pakaian, konstruksi bangunan, atau renovasi rumah. Cocokkan uraian jasa dengan Sistem Klasifikasi Merek DJKI.
4. Menyiapkan dokumen permohonan
Siapkan identitas pemohon, label merek, uraian jasa, dan dokumen lain yang dipersyaratkan sesuai ketentuan terbaru.
5. Mengajukan permohonan melalui DJKI
Ajukan permohonan melalui sistem resmi DJKI dan ikuti prosedur administrasi serta pembayaran yang berlaku.
6. Memantau proses pemeriksaan
Pantau perkembangan permohonan dan tindak lanjuti informasi yang diberikan melalui sistem resmi. Merek tidak otomatis disetujui hanya karena permohonan telah diajukan.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui situs resmi DJKI dan Sistem Klasifikasi Merek Kelas 37.
Mengapa Menggunakan Jasa Pendaftaran Merek HKI?
Bagi sebagian pelaku usaha, menentukan kelas dan menyiapkan dokumen pendaftaran merek membutuhkan waktu serta ketelitian. Pendampingan profesional dapat membantu proses persiapan menjadi lebih terarah.
jasa pendaftaran merek hki dapat dipertimbangkan oleh pemilik bengkel mesin, bisnis laundry, kontraktor bangunan, perusahaan renovasi, maupun penyedia layanan pemeliharaan.
Pendampingan dapat mencakup:
- Peninjauan awal nama dan logo merek.
- Penelusuran merek pembanding.
- Pemeriksaan awal kelas dan uraian jasa.
- Persiapan data dan dokumen permohonan.
- Penjelasan mengenai tahapan pendaftaran.
- Pemantauan perkembangan permohonan sesuai cakupan layanan.
Sebelum memilih penyedia layanan, periksa transparansi biaya, ruang lingkup pekerjaan, dan prosedur yang ditawarkan. Tidak ada jasa yang dapat menjamin persetujuan merek secara otomatis karena keputusan bergantung pada pemeriksaan DJKI dan ketentuan hukum yang berlaku.
Layanan Terkait Legalitas Usaha dan Perlindungan Merek
Selain pendaftaran merek, pemilik usaha dapat membutuhkan layanan legalitas lainnya sesuai kebutuhan bisnis.
- Jasa Pendaftaran Merek — layanan pendampingan untuk membantu persiapan permohonan, peninjauan awal klasifikasi, dan administrasi pendaftaran merek.
- Jasa Perpanjang Merek — layanan untuk membantu pemilik merek mempersiapkan perpanjangan perlindungan sesuai masa berlaku dan ketentuan yang berlaku.
- Jasa Pendirian PT — layanan pendampingan bagi pelaku usaha yang ingin mendirikan perseroan terbatas untuk mendukung kegiatan bisnis secara formal.
Ketiga layanan tersebut memiliki tujuan berbeda. Pendaftaran merek berkaitan dengan perlindungan identitas merek, perpanjangan berkaitan dengan kelanjutan perlindungan, sedangkan pendirian PT berkaitan dengan pembentukan badan usaha.
Untuk bidang konstruksi dan jasa teknis tertentu, pelaku usaha juga perlu memastikan bahwa persyaratan perizinan operasional telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kesimpulan
Kelas Merek 37 HKI mencakup jasa konstruksi bangunan, perbaikan, pemeliharaan, dan instalasi. Jenis layanan yang relevan meliputi perbaikan mesin industri, laundry pakaian dan tekstil, konstruksi rumah serta gedung, dan renovasi bangunan.
Bagi pemilik usaha, memahami klasifikasi dan uraian jasa merupakan langkah penting sebelum mengajukan permohonan merek. Penelusuran merek, persiapan dokumen, dan pemeriksaan klasifikasi resmi membantu proses pengajuan menjadi lebih terarah.
Jika membutuhkan pendampingan, jasa pendaftaran merek hki dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu persiapan administrasi. Pastikan penyedia layanan menjelaskan biaya, tahapan, dan ruang lingkup pekerjaan secara transparan.
Untuk memperoleh informasi resmi, kunjungi https://www.dgip.go.id/ atau buka Sistem Klasifikasi Merek Kelas 37.
KONSULTASI GRATIS
FAQ – Jasa Pengurusan Merek Dagang Kelas 37
1. Apa itu Kelas Merek 37 HKI?
Kelas Merek 37 adalah klasifikasi jasa yang mencakup konstruksi bangunan, perbaikan, pemeliharaan, dan instalasi. Contohnya adalah jasa perbaikan mesin, laundry, konstruksi, dan renovasi bangunan.
2. Apakah jasa perbaikan mesin termasuk Kelas 37?
Ya, jasa perbaikan dan pemeliharaan mesin pada umumnya termasuk dalam Kelas 37. Pemohon tetap perlu menyesuaikan uraian jasa dengan jenis mesin dan layanan yang diberikan.
3. Apakah jasa laundry termasuk Kelas 37?
Ya, jasa binatu atau laundry secara umum termasuk Kelas 37. Contohnya adalah laundry kiloan, dry cleaning, pencucian sepatu, tas, karpet, dan gorden sesuai klasifikasi jasa yang berlaku.
4. Apakah jasa konstruksi bangunan termasuk Kelas 37?
Ya, jasa konstruksi bangunan secara umum termasuk Kelas 37. Contohnya meliputi pembangunan rumah, gedung perkantoran, gudang, pabrik, dan bangunan komersial.
5. Apakah jasa renovasi rumah termasuk Kelas 37?
Jasa renovasi rumah pada umumnya termasuk Kelas 37 karena berkaitan dengan perbaikan dan renovasi bangunan. Deskripsi jasa perlu disesuaikan dengan pekerjaan yang benar-benar ditawarkan.
6. Apakah semua jasa yang berhubungan dengan bangunan termasuk Kelas 37?
Tidak. Klasifikasi ditentukan berdasarkan fungsi jasa. Konstruksi dan perbaikan bangunan umumnya berkaitan dengan Kelas 37, sedangkan desain arsitektur, konsultasi bisnis, atau layanan lain dapat memerlukan kelas berbeda.
7. Bagaimana cara menentukan uraian jasa Kelas 37?
Identifikasi kegiatan utama bisnis, kemudian cocokkan jenis jasa dengan Sistem Klasifikasi Merek DJKI. Gunakan uraian yang spesifik dan sesuai dengan layanan aktual.
8. Mengapa penelusuran merek perlu dilakukan sebelum pendaftaran?
Penelusuran membantu mengidentifikasi merek yang sama atau memiliki persamaan pada pokoknya sehingga pemohon dapat menilai risiko sebelum mengajukan permohonan. Hasilnya tidak menjamin bahwa merek akan disetujui.
9. Apakah jasa pendaftaran merek HKI menjamin merek disetujui?
Tidak. Pendampingan dapat membantu persiapan dokumen dan penentuan kelas, tetapi keputusan akhir bergantung pada pemeriksaan DJKI dan ketentuan hukum yang berlaku.
10. Di mana saya dapat memperoleh informasi resmi Kelas Merek 37?
Informasi resmi dapat diperoleh melalui situs DJKI di https://www.dgip.go.id/ atau Sistem Klasifikasi Merek Kelas 37 di https://skm.dgip.go.id/index.php/skm/detailkelas/37.

