Biaya Daftar Merek Kelas 10 Alat Kesehatan dan Peralatan Klinik Terbaru 2026

Biaya Daftar Merek Kelas 10 Alat Kesehatan dan Peralatan Klinik Terbaru 2026 – Bagi perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan, alat medis, maupun peralatan klinik, memiliki merek yang terdaftar merupakan langkah penting untuk melindungi identitas bisnis. Merek bukan hanya menjadi pembeda produk di pasaran, tetapi juga merupakan aset kekayaan intelektual yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dengan mendaftarkan merek ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), pemilik usaha memperoleh hak eksklusif atas penggunaan merek sehingga lebih aman dari risiko peniruan atau sengketa.

Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh pelaku usaha adalah mengenai biaya daftar merek Kelas 10 alat kesehatan dan peralatan klinik terbaru 2026. Besarnya biaya dipengaruhi oleh status pemohon, apakah termasuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) atau pemohon umum (non-UMK). Selain biaya resmi pemerintah, pelaku usaha juga perlu mempertimbangkan biaya pendampingan apabila menggunakan jasa konsultan merek.

Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai biaya resmi pendaftaran merek Kelas 10 tahun 2026, faktor yang memengaruhi biaya, dokumen yang perlu dipersiapkan, hingga tips agar permohonan merek memiliki peluang lebih besar untuk diterima oleh DJKI.

Apa Itu Merek Kelas 10?

Merek Kelas 10 merupakan klasifikasi yang digunakan untuk berbagai produk alat kesehatan, alat medis, instrumen bedah, alat diagnostik, perlengkapan rumah sakit, hingga peralatan klinik. Kelas ini digunakan oleh produsen, importir, distributor, maupun pemilik merek yang memasarkan produk kesehatan di Indonesia.

Beberapa contoh produk yang termasuk dalam Kelas 10 yaitu:

  • Alat kesehatan dan alat medis.
  • Instrumen operasi dan bedah.
  • Alat diagnostik dan pemeriksaan kesehatan.
  • Peralatan klinik, rumah sakit, dan laboratorium medis.

Apabila produk yang dipasarkan berada dalam kategori tersebut, maka permohonan merek sebaiknya diajukan pada Kelas 10 agar perlindungan hukum sesuai dengan jenis barang yang diperdagangkan.

Biaya Resmi Daftar Merek Kelas 10 Tahun 2026

Biaya pendaftaran merek di Indonesia telah ditetapkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Tarif ini berlaku untuk seluruh kelas merek, termasuk Kelas 10 alat kesehatan dan peralatan klinik.

Tarif resmi yang berlaku pada tahun 2026 adalah sebagai berikut:

  1. Pemohon Usaha Mikro dan Kecil (UMK): Rp500.000 per kelas.
  2. Pemohon Umum (Non-UMK): Rp1.800.000 per kelas.

Tarif tersebut merupakan biaya resmi yang dibayarkan kepada negara melalui sistem DJKI sesuai ketentuan PP Nomor 45 Tahun 2024 dan masih berlaku pada 2026.

Perlu dipahami bahwa biaya dihitung per kelas. Jika satu merek didaftarkan pada lebih dari satu kelas, maka biaya akan dikalikan sesuai jumlah kelas yang diajukan.

Apa Saja yang Mempengaruhi Biaya Pendaftaran Merek?

Biaya pendaftaran tidak selalu sama untuk setiap pemohon. Ada beberapa faktor yang memengaruhi total biaya yang harus dipersiapkan.

Beberapa faktor tersebut antara lain:

  • Status pemohon (UMK atau non-UMK).
  • Jumlah kelas yang didaftarkan.
  • Jumlah merek yang diajukan.
  • Penggunaan jasa konsultan merek.

Apabila perusahaan memiliki beberapa merek berbeda, maka setiap merek harus diajukan melalui permohonan tersendiri sehingga biaya akan dihitung secara terpisah.

Biaya Daftar Merek Kelas 10 Alat Kesehatan dan Peralatan Klinik Terbaru 2026
Biaya Daftar Merek Kelas 10 Alat Kesehatan dan Peralatan Klinik Terbaru 2026

Apakah Ada Biaya Tambahan Selain PNBP?

Selain biaya resmi yang dibayarkan kepada DJKI, sebagian pelaku usaha memilih menggunakan jasa konsultan atau biro pendaftaran merek. Biaya jasa tersebut berbeda-beda karena merupakan biaya layanan profesional, bukan bagian dari tarif pemerintah.

Layanan konsultan biasanya meliputi:

  1. Pengecekan merek.
  2. Konsultasi klasifikasi merek.
  3. Penyusunan dokumen.
  4. Pendampingan hingga proses pengajuan selesai.

Dengan menggunakan jasa pendampingan, pemilik usaha dapat mengurangi risiko kesalahan administrasi maupun kesalahan dalam menentukan spesifikasi barang.

Dokumen yang Harus Dipersiapkan

Sebelum melakukan pendaftaran, pemohon perlu menyiapkan dokumen yang diperlukan agar proses berjalan lebih lancar.

Dokumen yang umumnya diperlukan meliputi:

  • Nama merek.
  • Logo merek apabila ada.
  • Identitas pemilik atau perusahaan.
  • Daftar produk yang akan didaftarkan.

Bagi pelaku UMK yang ingin memperoleh tarif khusus, diperlukan dokumen pendukung sesuai ketentuan DJKI untuk membuktikan status sebagai Usaha Mikro dan Kecil.

Mengapa Pengecekan Merek Sangat Penting?

Banyak permohonan merek mengalami penolakan karena memiliki persamaan dengan merek yang telah terdaftar maupun yang sedang diproses.

Oleh sebab itu, pengecekan merek sebaiknya dilakukan sebelum melakukan pembayaran biaya pendaftaran.

Keuntungan melakukan pengecekan antara lain:

  • Mengurangi risiko penolakan.
  • Menghemat biaya apabila merek ternyata tidak dapat digunakan.
  • Mengetahui alternatif nama merek.
  • Meningkatkan peluang diterimanya permohonan.

Langkah sederhana ini sering kali menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan proses pendaftaran.

Apakah Biaya Akan Dikembalikan Jika Merek Ditolak?

Pertanyaan ini sering muncul dari para pelaku usaha yang baru pertama kali mengajukan merek.

Pada prinsipnya, biaya PNBP yang telah dibayarkan kepada DJKI merupakan penerimaan negara sehingga tidak dapat diminta kembali meskipun permohonan ditolak. Karena itu, sangat penting melakukan persiapan dengan baik sebelum mengajukan permohonan.

Inilah alasan mengapa banyak perusahaan memilih melakukan pengecekan merek terlebih dahulu atau menggunakan jasa konsultan yang berpengalaman.

Tips Agar Pendaftaran Merek Tidak Ditolak

Selain mempersiapkan biaya, pemohon juga perlu memperhatikan beberapa hal agar peluang diterimanya merek menjadi lebih besar.

Beberapa tips yang dapat dilakukan yaitu:

  1. Gunakan nama merek yang unik.
  2. Hindari kemiripan dengan merek terkenal.
  3. Pilih kelas yang sesuai dengan produk.
  4. Lengkapi seluruh dokumen sejak awal.

Persiapan yang matang akan membantu proses pemeriksaan berjalan lebih lancar serta meminimalkan risiko penolakan.

Mengapa Menggunakan Jasa Pendaftaran Merek?

Walaupun pendaftaran dapat dilakukan sendiri, banyak perusahaan lebih memilih menggunakan jasa konsultan karena proses administrasi memerlukan ketelitian.

Beberapa keuntungan menggunakan jasa profesional yaitu:

  • Membantu pengecekan merek.
  • Menentukan klasifikasi produk yang tepat.
  • Menyusun spesifikasi barang sesuai Kelas 10.
  • Mendampingi proses hingga permohonan diajukan.

Pendampingan yang tepat dapat menghemat waktu sekaligus membantu mengurangi potensi kesalahan selama proses pendaftaran.

Daftarkan Merek Kelas 10 Bersama PERMATAMAS

Apabila Anda memiliki usaha di bidang alat kesehatan, alat medis, perlengkapan rumah sakit, laboratorium, maupun peralatan klinik, segera lindungi identitas bisnis Anda melalui pendaftaran merek resmi di DJKI.

PERMATAMAS siap membantu proses mulai dari konsultasi, pengecekan merek, penentuan kelas, penyusunan spesifikasi produk, hingga pengajuan resmi ke DJKI. Tim kami berpengalaman mendampingi berbagai jenis usaha sehingga proses menjadi lebih mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Jangan menunggu hingga merek Anda digunakan oleh pihak lain. Daftarkan merek sejak sekarang agar bisnis memiliki perlindungan hukum yang kuat dan lebih dipercaya oleh pelanggan maupun mitra usaha.

PERMATAMAS
Jasa Pendaftaran Merek Proses Hanya 1 Hari Kerja.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ 

1. Berapa biaya resmi daftar merek Kelas 10 tahun 2026?

Biaya resmi pendaftaran merek Kelas 10 mengikuti tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku. Untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sebesar Rp500.000 per kelas, sedangkan pemohon umum (non-UMK) sebesar Rp1.800.000 per kelas.

2. Apakah biaya pendaftaran dihitung per merek atau per kelas?

Biaya dihitung per kelas. Jika satu merek didaftarkan pada dua atau lebih kelas, maka biaya resmi akan dikalikan sesuai jumlah kelas yang diajukan.

3. Produk apa saja yang termasuk dalam Merek Kelas 10?

Kelas 10 meliputi berbagai alat kesehatan, alat medis, instrumen bedah, alat diagnostik, alat terapi, alat ortopedi, alat bantu kesehatan, perlengkapan klinik, serta peralatan rumah sakit.

4. Apakah UMKM mendapatkan biaya pendaftaran yang lebih murah?

Ya. Pelaku usaha yang memenuhi persyaratan sebagai Usaha Mikro dan Kecil (UMK) berhak memperoleh tarif resmi yang lebih rendah dibandingkan pemohon umum sesuai ketentuan DJKI.

5. Apakah biaya pendaftaran merek dapat dikembalikan jika permohonan ditolak?

Tidak. Biaya PNBP yang telah dibayarkan kepada DJKI tidak dapat dikembalikan, meskipun permohonan merek ditolak. Oleh karena itu, pengecekan merek sebelum mendaftar sangat disarankan.

6. Dokumen apa saja yang diperlukan untuk mendaftarkan merek Kelas 10?

Dokumen yang umumnya diperlukan meliputi nama merek, logo (jika ada), identitas pemilik atau perusahaan, serta daftar produk alat kesehatan atau peralatan medis yang akan didaftarkan.

7. Mengapa perlu melakukan pengecekan merek sebelum mendaftar?

Pengecekan merek membantu mengetahui apakah terdapat merek yang sama atau memiliki persamaan dengan merek lain sehingga dapat mengurangi risiko penolakan oleh DJKI.

8. Berapa lama proses pendaftaran merek di DJKI?

Proses pendaftaran mengikuti tahapan resmi DJKI, mulai dari pemeriksaan formalitas, pengumuman, pemeriksaan substantif, hingga penerbitan sertifikat apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi.

9. Apakah saya bisa mendaftarkan merek tanpa menggunakan jasa konsultan?

Bisa. Pemohon dapat mengajukan permohonan secara mandiri. Namun, menggunakan jasa konsultan merek dapat membantu mengurangi kesalahan administrasi, menentukan kelas yang tepat, serta meningkatkan efisiensi proses pendaftaran.

10. Mengapa memilih PERMATAMAS untuk mengurus pendaftaran merek Kelas 10?

PERMATAMAS memberikan layanan konsultasi, pengecekan merek, penentuan kelas, penyusunan dokumen, hingga pendampingan pengajuan resmi ke DJKI. Dengan pengalaman menangani berbagai jenis pendaftaran merek, PERMATAMAS siap membantu proses lebih mudah, profesional, transparan, dan Proses Hanya 1 Hari Kerja.

Cara Daftar Merek Kelas 10 Alat Medis Agar Tidak Ditolak DJKI

Cara Daftar Merek Kelas 10 Alat Medis Agar Tidak Ditolak DJKI – Mendaftarkan merek merupakan langkah penting bagi produsen, importir, maupun distributor alat kesehatan untuk melindungi identitas produk yang dimiliki. Dengan merek yang telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), pemilik usaha memperoleh hak eksklusif atas penggunaan nama maupun logo sehingga terhindar dari penyalahgunaan oleh pihak lain.

Namun, masih banyak permohonan pendaftaran merek yang ditolak karena berbagai alasan, seperti adanya persamaan dengan merek yang telah terdaftar, kesalahan memilih kelas, atau spesifikasi barang yang kurang tepat. Padahal, penolakan tersebut dapat diminimalkan apabila proses pendaftaran dilakukan dengan persiapan yang baik sejak awal.

Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari cara daftar merek Kelas 10 alat medis agar tidak ditolak DJKI, mulai dari memahami klasifikasi merek, melakukan pengecekan merek, hingga menyiapkan dokumen yang diperlukan.

Memahami Apa Itu Merek Kelas 10

Sebelum mengajukan permohonan, penting untuk memahami bahwa Kelas 10 digunakan untuk berbagai alat kesehatan, alat medis, instrumen bedah, alat diagnostik, perlengkapan klinik, alat ortopedi, hingga berbagai perangkat medis lainnya.

Apabila produk Anda memang termasuk alat kesehatan, maka pemilihan Kelas 10 menjadi langkah awal yang sangat penting. Kesalahan memilih kelas dapat menyebabkan perlindungan merek menjadi tidak sesuai dengan produk yang dipasarkan.

Contoh produk yang termasuk dalam Kelas 10 antara lain:

  • Alat kesehatan dan alat medis.
  • Instrumen operasi dan bedah.
  • Alat diagnostik dan pemeriksaan kesehatan.
  • Peralatan klinik, rumah sakit, dan laboratorium medis.

Lakukan Pengecekan Merek Terlebih Dahulu

Salah satu penyebab paling umum penolakan merek adalah adanya persamaan dengan merek yang telah terdaftar atau sedang diajukan oleh pihak lain.

Oleh karena itu, sebelum mengajukan permohonan, lakukan pengecekan merek untuk mengetahui apakah nama yang akan digunakan masih tersedia.

Beberapa manfaat pengecekan merek antara lain:

  • Mengurangi risiko penolakan.
  • Mengetahui adanya merek yang mirip.
  • Menghemat waktu dan biaya pendaftaran.
  • Membantu menentukan alternatif nama apabila diperlukan.

Pengecekan sejak awal menjadi langkah sederhana tetapi sangat penting untuk meningkatkan peluang merek diterima.

Gunakan Nama Merek yang Memiliki Daya Pembeda

DJKI akan menilai apakah suatu merek memiliki karakter yang cukup untuk membedakan produk Anda dengan produk milik pihak lain.

Hindari menggunakan nama yang terlalu umum, hanya menjelaskan jenis barang, atau sekadar menunjukkan fungsi produk.

Agar lebih mudah diterima, gunakan merek yang:

  1. Memiliki nama yang unik.
  2. Mudah diingat konsumen.
  3. Tidak menggambarkan produk secara langsung.
  4. Tidak menyerupai merek terkenal.

Semakin unik sebuah merek, semakin besar peluang memperoleh perlindungan hukum.

Cara Daftar Merek Kelas 10 Alat Medis Agar Tidak Ditolak DJKI
Cara Daftar Merek Kelas 10 Alat Medis Agar Tidak Ditolak DJKI

Pastikan Spesifikasi Produk Ditulis dengan Benar

Selain nama merek, deskripsi barang atau spesifikasi produk juga harus disusun dengan tepat sesuai klasifikasi Kelas 10.

Spesifikasi yang terlalu luas maupun terlalu sempit dapat menimbulkan kendala pada saat pemeriksaan.

Beberapa contoh spesifikasi yang dapat disesuaikan antara lain:

  • Alat diagnostik medis.
  • Alat bedah.
  • Peralatan rumah sakit.
  • Instrumen kesehatan.

Penyusunan spesifikasi yang tepat akan membantu DJKI memahami ruang lingkup perlindungan merek yang diajukan.

Lengkapi Seluruh Dokumen Persyaratan

Permohonan pendaftaran merek harus didukung dengan dokumen yang lengkap agar tidak mengalami kendala administrasi.

Pastikan seluruh data telah diperiksa sebelum diajukan ke DJKI.

Dokumen yang biasanya dipersiapkan meliputi:

  • Nama merek.
  • Logo merek apabila ada.
  • Identitas pemilik atau perusahaan.
  • Daftar produk yang akan dilindungi.

Dokumen yang lengkap akan mempercepat proses pemeriksaan formalitas.

Ajukan Permohonan Sesuai Prosedur DJKI

Setelah seluruh persiapan selesai, permohonan dapat diajukan melalui sistem resmi DJKI.

Tahapan yang akan dilalui meliputi pemeriksaan formalitas, pengumuman, pemeriksaan substantif, hingga penerbitan sertifikat apabila seluruh persyaratan telah dipenuhi.

Tahapan umum proses pendaftaran meliputi:

  1. Pengecekan merek.
  2. Penentuan kelas.
  3. Pengajuan permohonan.
  4. Pemeriksaan oleh DJKI.

Mengikuti seluruh prosedur dengan benar akan meningkatkan peluang permohonan diterima.

Gunakan Jasa Konsultan Merek Berpengalaman

Apabila Anda belum memahami prosedur pendaftaran merek, menggunakan jasa konsultan menjadi pilihan yang tepat.

Pendampingan profesional membantu meminimalkan kesalahan sejak tahap awal hingga proses pemeriksaan selesai.

Keuntungan menggunakan jasa profesional antara lain:

  • Membantu pengecekan merek.
  • Menentukan kelas yang tepat.
  • Menyusun spesifikasi produk.
  • Mendampingi proses hingga selesai.

Dengan demikian, risiko kesalahan administrasi maupun kesalahan klasifikasi dapat diminimalkan.

Daftarkan Merek Alat Medis Bersama PERMATAMAS

Jika Anda ingin mendaftarkan merek alat kesehatan, alat medis, perlengkapan klinik, maupun berbagai produk Kelas 10, PERMATAMAS siap membantu prosesnya secara profesional.

Kami memberikan layanan mulai dari konsultasi, pengecekan merek, penentuan kelas, penyusunan spesifikasi barang, hingga pengajuan resmi ke DJKI. Tim kami berpengalaman dalam mendampingi berbagai jenis usaha sehingga proses menjadi lebih mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Jangan menunggu hingga merek Anda digunakan atau didaftarkan oleh pihak lain. Lindungi identitas bisnis sejak sekarang bersama PERMATAMAS.

PERMATAMAS – Jasa Pendaftaran Merek Proses Hanya 1 Hari Kerja.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan Merek Kelas 10?

Merek Kelas 10 adalah klasifikasi merek yang digunakan untuk berbagai alat kesehatan, alat medis, instrumen bedah, alat diagnostik, alat ortopedi, perlengkapan klinik, hingga berbagai peralatan medis lainnya yang dipasarkan secara komersial.

2. Mengapa pendaftaran merek Kelas 10 bisa ditolak oleh DJKI?

Penolakan dapat terjadi karena merek memiliki persamaan dengan merek yang telah terdaftar, tidak memiliki daya pembeda, menggunakan unsur yang dilarang, salah memilih kelas, atau terdapat kekurangan dalam dokumen permohonan.

3. Bagaimana cara mengurangi risiko penolakan merek?

Beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu melakukan pengecekan merek terlebih dahulu, menggunakan nama yang unik, memilih kelas yang sesuai, menyusun spesifikasi produk dengan benar, serta melengkapi seluruh persyaratan administrasi.

4. Apakah pengecekan merek sebelum mendaftar itu penting?

Ya. Pengecekan merek sangat penting untuk mengetahui apakah nama yang akan digunakan memiliki persamaan dengan merek lain sehingga peluang diterimanya permohonan menjadi lebih besar.

5. Produk apa saja yang termasuk dalam Kelas 10?

Kelas 10 meliputi alat kesehatan, alat bedah, alat diagnostik, alat terapi, alat bantu dengar, kursi pasien, perlengkapan rumah sakit, alat ortopedi, alat laboratorium medis, serta berbagai perangkat medis lainnya.

6. Apakah nama merek dan logo dapat didaftarkan sekaligus?

Ya. Pemohon dapat mendaftarkan nama merek saja, logo saja, maupun kombinasi nama dan logo agar memperoleh perlindungan hukum sesuai kebutuhan bisnis.

7. Siapa yang dapat mengajukan pendaftaran merek Kelas 10?

Pendaftaran dapat dilakukan oleh perorangan, UMKM, perusahaan, produsen alat kesehatan, distributor, importir, maupun badan usaha yang memiliki hak atas merek tersebut.

8. Apakah penggunaan jasa konsultan dapat meningkatkan peluang merek diterima?

Konsultan merek membantu melakukan pengecekan merek, menentukan kelas yang tepat, menyusun spesifikasi barang, serta melengkapi dokumen sehingga dapat meminimalkan kesalahan selama proses pengajuan.

9. Berapa lama masa perlindungan merek yang telah terdaftar?

Merek yang telah terdaftar memperoleh perlindungan hukum selama 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku.

10. Mengapa memilih PERMATAMAS untuk mengurus pendaftaran merek Kelas 10?

PERMATAMAS memberikan layanan konsultasi, pengecekan merek, penyusunan dokumen, hingga pengajuan resmi ke DJKI dengan pendampingan profesional, proses yang cepat, transparan, dan Proses Hanya 1 Hari Kerja sehingga membantu pelaku usaha memperoleh perlindungan merek dengan lebih mudah.

PERMATAMAS INDONESIA

Mitra Terpercaya Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp : 021-89253417
HP/WA : 085777630555

jasa haki kelas 35

© 2026 Jasa Haki Kelas 35 – Dokter Website Indonesia