Pendaftaran Merek Kelas 14 Jam Tangan, Aksesoris, Perhiasan, Emas, dan Berlian Resmi DJKI – PERMATAMAS

Pendaftaran Merek Kelas 14 Jam Tangan, Aksesoris, Perhiasan, Emas, dan Berlian Resmi DJKI – PERMATAMAS

Pendaftaran Merek Kelas 14 Jam Tangan, Aksesoris, Perhiasan, Emas, dan Berlian Resmi DJKI – Industri jam tangan dan perhiasan terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk yang memiliki nilai estetika, fungsi, dan prestise. Jam tangan, gelang, kalung, cincin emas, hingga perhiasan berlian tidak hanya menjadi pelengkap penampilan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari identitas gaya hidup dan bisnis yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Di tengah persaingan tersebut, merek menjadi salah satu aset penting bagi produsen, distributor, importir, maupun pemilik toko perhiasan. Nama dan logo yang mudah dikenali membantu membedakan produk dari pesaing sekaligus membangun kepercayaan konsumen. Karena itu, pendaftaran merek melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) merupakan langkah strategis untuk memperkuat perlindungan identitas bisnis.

Melalui jasa pendaftaran merek hki, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan untuk memeriksa ketersediaan merek, menentukan klasifikasi barang, menyiapkan dokumen, dan memahami proses pengajuan. PERMATAMAS membantu pelaku usaha mempersiapkan administrasi pendaftaran merek sesuai kebutuhan bisnis dan ketentuan yang berlaku.

Mengenal Pendaftaran Merek Kelas 14 DJKI

Kelas 14 merupakan klasifikasi merek yang mencakup berbagai jenis logam mulia dan paduannya, perhiasan, batu mulia dan semimulia, serta jam dan instrumen kronometrik. Kelas ini relevan bagi bisnis yang menjual jam tangan, cincin, gelang, kalung, emas, berlian, dan produk terkait sesuai uraian klasifikasi resmi.

Pendaftaran merek memberikan perlindungan hukum terhadap identitas pembeda yang didaftarkan untuk barang yang tercakup dalam permohonan. Perlindungan ini dapat membantu pemilik usaha mengambil langkah hukum apabila terjadi penggunaan merek yang melanggar haknya sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, pendaftaran merek berbeda dari sertifikat keaslian emas, sertifikasi kadar logam mulia, atau bukti keaslian berlian. Pemilik usaha tetap perlu memastikan kualitas produk dan memenuhi ketentuan perdagangan yang relevan.

Sebelum mengajukan permohonan, pelaku usaha sebaiknya memeriksa nama atau logo yang akan digunakan serta memastikan uraian barang sesuai dengan produk yang dipasarkan. Informasi resmi mengenai pendaftaran merek dapat diakses melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Contoh Produk Jam Tangan Kelas 14

Jam tangan merupakan salah satu produk utama dalam Kelas 14. Selain berfungsi menunjukkan waktu, produk ini juga sering menjadi aksesori penampilan dan bagian dari identitas merek.

  1. Jam tangan analog: menggunakan jarum untuk menunjukkan waktu dan tersedia dalam berbagai desain.
  2. Jam tangan digital: menampilkan waktu dalam bentuk angka melalui layar digital.
  3. Jam tangan otomatis: menggunakan mekanisme mekanis yang memperoleh energi dari gerakan pemakainya.
  4. Jam tangan mekanis: menggunakan mekanisme roda gigi dan komponen penggerak mekanis.
  5. Jam tangan kuarsa: menggunakan mekanisme berbasis kristal kuarsa untuk menjaga ketepatan waktu.
  6. Jam tangan mewah: menawarkan desain premium dan material tertentu sebagai bagian dari nilai produknya.
  7. Jam tangan olahraga: dirancang untuk mendukung aktivitas olahraga dengan karakteristik sesuai modelnya.
  8. Jam tangan anak: memiliki desain dan ukuran yang disesuaikan untuk pengguna anak-anak.
  9. Jam tangan emas: menggunakan emas atau komponen emas sesuai spesifikasi produk.
  10. Jam tangan edisi koleksi: dipasarkan sebagai produk koleksi dengan desain atau identitas seri tertentu.

Produk jam tangan umumnya dapat berkaitan dengan Kelas 14, tetapi klasifikasi final tetap harus mengikuti uraian barang resmi DJKI.

Contoh Produk Aksesori Kelas 14

Tidak semua aksesori fashion termasuk Kelas 14. Kelas ini terutama berkaitan dengan aksesori yang berupa perhiasan, logam mulia, atau barang lain yang tercakup dalam klasifikasi tersebut. Berikut sepuluh contoh produk yang relevan untuk ditinjau.

  1. Gelang logam mulia: gelang yang dibuat dari emas, perak, atau logam mulia lainnya.
  2. Liontin: aksesori perhiasan yang dapat dikenakan pada rantai kalung.
  3. Bros perhiasan: aksesori dekoratif yang dibuat dari logam mulia atau dihiasi batu permata.
  4. Gantungan kunci berbahan logam mulia: aksesori yang perlu diperiksa klasifikasinya berdasarkan bahan dan fungsi.
  5. Rantai kalung: rantai yang digunakan sebagai perhiasan atau tempat liontin.
  6. Gelang pesona atau charm bracelet: gelang perhiasan yang dilengkapi ornamen dekoratif.
  7. Cincin fashion: cincin sebagai aksesori perhiasan dengan desain tertentu.
  8. Anting-anting: perhiasan yang dikenakan pada telinga dan dibuat dari berbagai bahan.
  9. Peniti perhiasan: aksesori dekoratif yang dapat termasuk dalam klasifikasi perhiasan sesuai karakteristiknya.
  10. Ornamen perhiasan untuk dikenakan: aksesori dekoratif yang perlu diperiksa berdasarkan bentuk dan fungsi sebenarnya.

Untuk aksesori berbahan plastik, tekstil, atau bahan nonlogam, kelasnya dapat berbeda. Oleh sebab itu, pemilihan klasifikasi harus berdasarkan karakteristik produk, bukan sekadar istilah aksesori.

Jasa Daftar Merek Perhiasan, Jam Tangan, Emas, Berlian, dan Aksesoris Logam Mulia Kelas 14
Pendaftaran Merek Kelas 14 Jam Tangan, Aksesoris, Perhiasan, Emas, dan Berlian Resmi DJKI – PERMATAMAS

Contoh Produk Perhiasan Kelas 14

Perhiasan memiliki variasi bentuk, bahan, dan nilai yang luas. Pendaftaran merek dapat membantu pemilik usaha membangun identitas produk sekaligus membedakannya dari produk lain di pasaran.

  1. Cincin kawin: perhiasan yang digunakan sebagai simbol pernikahan.
  2. Cincin tunangan: perhiasan yang diberikan sebagai tanda komitmen.
  3. Kalung emas: perhiasan yang dibuat dari emas dengan desain beragam.
  4. Gelang perak: perhiasan yang menggunakan perak sebagai bahan utama.
  5. Anting berlian: perhiasan telinga yang dihiasi berlian.
  6. Gelang berlian: gelang yang menggunakan berlian sebagai elemen dekoratif.
  7. Liontin batu mulia: perhiasan yang dilengkapi batu mulia sebagai ornamen.
  8. Bros emas: perhiasan dekoratif yang dibuat menggunakan emas.
  9. Set perhiasan: kombinasi beberapa perhiasan dengan desain yang serasi.
  10. Perhiasan mutiara: perhiasan yang menggunakan mutiara sebagai unsur utama.

Pelaku usaha perlu memeriksa uraian barang yang paling sesuai dengan produk yang benar-benar dipasarkan agar ruang lingkup perlindungan merek lebih jelas.

Contoh Produk Emas Kelas 14

Emas merupakan salah satu bahan yang banyak digunakan dalam industri perhiasan. Produk berbahan emas memiliki variasi bentuk dan fungsi yang dapat menjadi bagian dari portofolio bisnis.

  1. Cincin emas: perhiasan berbentuk lingkaran yang dikenakan pada jari.
  2. Kalung emas: perhiasan leher yang tersedia dalam berbagai panjang dan desain.
  3. Gelang emas: perhiasan yang dikenakan pada pergelangan tangan.
  4. Anting emas: perhiasan telinga yang dibuat dari emas atau paduannya.
  5. Liontin emas: ornamen perhiasan yang dapat dipasangkan pada rantai.
  6. Gelang kaki emas: perhiasan yang dikenakan pada pergelangan kaki.
  7. Bros emas: perhiasan dekoratif untuk pakaian.
  8. Kancing manset emas: aksesori perhiasan yang dikenakan pada manset kemeja.
  9. Rantai emas: perhiasan berbentuk rantai untuk dikenakan sebagai kalung atau gelang.
  10. Perhiasan emas kombinasi batu permata: produk yang menggabungkan emas dengan batu permata.

Emas batangan untuk investasi atau bahan baku perlu diperiksa berdasarkan uraian klasifikasi barangnya. Jangan menganggap semua produk emas otomatis memiliki klasifikasi yang sama.

Contoh Produk Berlian Kelas 14

Berlian sering digunakan sebagai unsur utama atau pelengkap dalam perhiasan. Bagi bisnis yang menjual produk berlian, identitas merek dapat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen.

  1. Cincin berlian: cincin dengan berlian sebagai ornamen utama.
  2. Kalung berlian: perhiasan leher yang dihiasi berlian.
  3. Anting berlian: perhiasan telinga dengan berlian sebagai elemen dekoratif.
  4. Gelang berlian: gelang dengan susunan berlian pada desainnya.
  5. Liontin berlian: liontin yang menggunakan berlian sebagai hiasan.
  6. Bros berlian: perhiasan dekoratif yang dihiasi berlian.
  7. Set perhiasan berlian: satu rangkaian perhiasan dengan desain yang saling melengkapi.
  8. Cincin berlian pria: cincin dengan desain yang ditujukan bagi konsumen pria.
  9. Cincin berlian koleksi: perhiasan yang dipasarkan sebagai bagian dari koleksi tertentu.
  10. Perhiasan berlian kombinasi emas: perhiasan yang memadukan berlian dengan emas sebagai bahan utama atau pendukung.

Contoh tersebut merupakan jenis produk yang dapat ditinjau dalam persiapan pendaftaran. Klasifikasi akhir tetap mengacu pada daftar barang resmi.

Syarat dan Prosedur Pendaftaran Merek Kelas 14

Pendaftaran merek membutuhkan persiapan dokumen yang cermat. Pemohon umumnya perlu menyiapkan identitas pemilik, label merek berupa nama atau logo, uraian barang, kelas merek, serta dokumen pendukung sesuai persyaratan yang berlaku.

Tahapan pendaftaran mencakup pemeriksaan awal merek, penentuan klasifikasi, pengajuan permohonan, pembayaran biaya resmi, dan pemantauan pemeriksaan. Penelusuran merek terdahulu membantu mengidentifikasi kemungkinan persamaan dengan merek yang telah terdaftar atau diajukan.

Penggunaan jasa pendaftaran merek hki dapat membantu pelaku usaha memahami tahapan administrasi dan menyiapkan permohonan dengan lebih terarah. Meski demikian, keputusan penerimaan tetap berada pada DJKI dan tidak dapat dijamin hanya berdasarkan kelengkapan dokumen.

Mengapa Memilih Pendampingan PERMATAMAS?

Produsen jam tangan, pemilik toko perhiasan, distributor emas, dan penjual berlian perlu memahami pentingnya perlindungan identitas merek. Pendampingan dapat membantu meninjau kebutuhan klasifikasi, kelengkapan dokumen, dan tahapan administrasi sebelum permohonan diajukan.

Untuk informasi layanan pendaftaran merek, kunjungi Jasa Pendaftaran Merek. Pelaku usaha yang membutuhkan badan usaha berbentuk perseroan terbatas dapat mempelajari Jasa Pendirian PT.

Setelah merek terdaftar, pemilik perlu memperhatikan masa perlindungan dan mengajukan perpanjangan sesuai ketentuan. Informasi lebih lanjut tersedia melalui Jasa Perpanjang Merek.

Kesimpulan

Pendaftaran Merek Kelas 14 penting bagi pelaku usaha jam tangan, aksesori perhiasan, emas, dan berlian yang ingin membangun identitas bisnis secara profesional. Pemeriksaan merek, pemilihan kelas, serta penyusunan dokumen yang tepat menjadi bagian penting dalam proses pengajuan kepada DJKI.

Dengan persiapan yang matang dan pemahaman terhadap klasifikasi barang, pelaku usaha dapat mengelola pendaftaran merek secara lebih terarah. Pendampingan profesional dapat menjadi pilihan untuk membantu proses administrasi sekaligus mendukung strategi perlindungan merek jangka panjang.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ: Pendaftaran Merek Kelas 14

1. Apa yang dimaksud dengan Merek Kelas 14?

Kelas 14 mencakup jam dan instrumen kronometrik, perhiasan, logam mulia dan paduannya, serta batu mulia dan semimulia sesuai klasifikasi resmi.

2. Apakah jam tangan termasuk Kelas 14?

Ya, jam tangan umumnya termasuk Kelas 14. Uraian barang tetap perlu disesuaikan dengan klasifikasi resmi DJKI.

3. Apakah aksesori fashion masuk Kelas 14?

Tidak semuanya. Aksesori berupa perhiasan atau barang dari logam mulia dapat termasuk Kelas 14, sedangkan aksesori berbahan lain mungkin masuk kelas berbeda.

4. Apakah merek perhiasan emas dapat didaftarkan?

Ya, merek perhiasan emas dapat diajukan sepanjang memenuhi persyaratan hukum dan tidak memiliki alasan penolakan.

5. Apakah merek berlian masuk Kelas 14?

Perhiasan berlian umumnya berkaitan dengan Kelas 14. Namun, klasifikasi barang harus diperiksa berdasarkan bentuk dan fungsi produk yang diajukan.

6. Apa syarat pendaftaran merek Kelas 14?

Persyaratan umumnya meliputi identitas pemohon, nama atau logo merek, uraian barang, kelas merek, dan dokumen pendukung sesuai ketentuan.

7. Berapa biaya pendaftaran merek Kelas 14?

Biaya bergantung pada tarif resmi yang berlaku, kategori pemohon, jumlah kelas, dan biaya jasa pendampingan jika digunakan.

8. Berapa lama proses pendaftaran merek Kelas 14?

Durasi proses bergantung pada tahapan pemeriksaan, kelengkapan dokumen, dan kemungkinan kendala. Tidak ada jaminan setiap permohonan selesai dalam waktu tertentu.

9. Apakah satu merek dapat digunakan untuk jam tangan dan perhiasan?

Satu merek dapat digunakan untuk beberapa jenis barang sesuai ketentuan. Pemilik perlu memastikan uraian barang dan cakupan perlindungan yang diajukan sudah tepat.

10. Di mana mendaftarkan merek Kelas 14 secara resmi?

Permohonan dapat diajukan melalui situs resmi DJKI. Pemilik usaha juga dapat menggunakan jasa pendampingan untuk membantu persiapan administrasi.

Jasa Urus Izin Edar PKRT Cepat dan Resmi - PERMATAMAS
Jasa Urus Izin Edar PKRT Cepat dan Resmi – PERMATAMAS

Jasa Daftar Merek HAKI Kelas 26: Renda, Kancing, Bunga Buatan, & Aksesori (Resmi DJKI)

Jasa Daftar Merek HAKI Kelas 26: Renda, Kancing, Bunga Buatan, & Aksesori (Resmi DJKI) – Industri aksesori dan perlengkapan fashion terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pasar. Produk seperti renda, kancing, bunga buatan, pita, resleting, hingga berbagai aksesori jahit kini tidak hanya dipasarkan secara lokal, tetapi juga melalui marketplace, media sosial, dan pasar internasional. Dalam kondisi persaingan yang semakin ketat, memiliki produk berkualitas saja belum cukup. Nama merek yang digunakan juga perlu memperoleh perlindungan hukum.

Banyak pelaku usaha baru menyadari pentingnya pendaftaran merek ketika produknya mulai dikenal dan memiliki banyak pelanggan. Padahal, menunda pendaftaran merek dapat meningkatkan risiko nama brand didaftarkan lebih dahulu oleh pihak lain. Di Indonesia, hak atas merek pada umumnya diberikan kepada pihak yang lebih dahulu mengajukan permohonan pendaftaran sesuai prinsip first to file yang diterapkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Apabila Anda menjalankan usaha di bidang renda, kancing, bunga buatan, pita, resleting, bordir, maupun berbagai aksesori pakaian lainnya, maka pendaftaran merek pada Kelas 26 menjadi langkah penting untuk melindungi identitas bisnis Anda.

Apa Itu Merek HAKI Kelas 26?

Merek Kelas 26 merupakan salah satu klasifikasi barang dalam sistem Klasifikasi Nice yang digunakan oleh DJKI. Kelas ini mencakup berbagai produk aksesori pakaian, perlengkapan menjahit, dekorasi tekstil tertentu, serta berbagai ornamen yang digunakan pada produk fashion maupun kerajinan.

Dengan memilih kelas yang tepat, perlindungan merek akan sesuai dengan jenis produk yang dipasarkan sehingga memberikan kepastian hukum bagi pemilik usaha.

Produk Apa Saja yang Termasuk Kelas 26?

Secara umum, Kelas 26 meliputi berbagai produk seperti:

  • Renda.
  • Kancing pakaian.
  • Kancing dekoratif.
  • Resleting.
  • Pita.
  • Tali dekoratif.
  • Bunga buatan.
  • Bordir.
  • Patch bordir.
  • Manik-manik.
  • Payet.
  • Gesper non-logam.
  • Ornamen pakaian.
  • Jarum hias.
  • Aksesori jahit.
  • Rambut palsu.
  • Wig.
  • Jepit rambut.
  • Ikat rambut.
  • Produk aksesori fashion lainnya yang termasuk dalam ruang lingkup Kelas 26.

Apabila merek Anda digunakan pada produk-produk tersebut, maka umumnya pendaftaran dilakukan pada Kelas 26.

Mengapa Merek Kelas 26 Perlu Didaftarkan?

Nama merek merupakan identitas utama yang membedakan produk Anda dengan produk kompetitor. Ketika pelanggan mulai mengenal kualitas produk melalui nama brand tertentu, nilai merek akan terus meningkat seiring perkembangan usaha.

Dengan mendaftarkan merek sejak dini, Anda memperoleh berbagai manfaat, antara lain:

  • Perlindungan hukum atas nama dan logo bisnis.
  • Hak eksklusif menggunakan merek sesuai ketentuan.
  • Mengurangi risiko sengketa merek.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan.
  • Menambah nilai aset perusahaan.
  • Mendukung ekspansi bisnis di masa depan.
Jasa Daftar Merek HAKI Kelas 26: Renda, Kancing, Bunga Buatan, & Aksesori (Resmi DJKI)
Jasa Daftar Merek HAKI Kelas 26: Renda, Kancing, Bunga Buatan, & Aksesori (Resmi DJKI)

Indonesia Menggunakan Prinsip First to File

Indonesia menerapkan sistem first to file, yaitu hak atas merek pada umumnya diberikan kepada pihak yang lebih dahulu mengajukan permohonan pendaftaran ke DJKI.

Artinya, walaupun Anda telah menggunakan suatu nama brand selama bertahun-tahun, apabila belum didaftarkan dan ada pihak lain yang lebih dahulu mengajukan permohonan sesuai ketentuan, maka hal tersebut dapat menimbulkan permasalahan hukum.

Karena itu, semakin cepat merek didaftarkan, semakin cepat pula proses perlindungan hukumnya dimulai.

Bagaimana Proses Pendaftaran Merek Kelas 26?

Secara umum, proses pendaftaran meliputi:

  1. Konsultasi mengenai merek yang akan didaftarkan.
  2. Pengecekan merek.
  3. Penentuan Kelas 26.
  4. Penyusunan spesifikasi barang.
  5. Pemeriksaan dokumen.
  6. Pengajuan permohonan melalui sistem DJKI.
  7. Pembayaran biaya PNBP.
  8. Pemeriksaan hingga penerbitan sertifikat apabila disetujui.

Apabila seluruh dokumen telah lengkap, Bukti Penerimaan Permohonan Pendaftaran Merek umumnya dapat diperoleh sekitar 1 hari kerja setelah permohonan berhasil diajukan.

Selanjutnya, permohonan akan melalui pemeriksaan formalitas, masa pengumuman selama dua bulan, pemeriksaan substantif, hingga penerbitan sertifikat. Keseluruhan proses dapat memakan waktu paling lama sekitar 6 bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

Mengapa Menggunakan Jasa Daftar Merek?

Walaupun pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri, banyak pelaku usaha memilih menggunakan jasa profesional agar proses berjalan lebih efektif.

Beberapa manfaat menggunakan jasa pendaftaran merek antara lain:

  • Membantu pengecekan merek sebelum diajukan.
  • Membantu menentukan kelas yang sesuai.
  • Membantu menyusun spesifikasi barang.
  • Memastikan dokumen lebih lengkap.
  • Mengurangi potensi kesalahan administrasi.
  • Memberikan pendampingan selama proses berlangsung.

Dengan demikian, pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnis tanpa harus mempelajari seluruh prosedur administrasi secara mendalam.

Siapa yang Cocok Menggunakan Layanan Ini?

Layanan pendaftaran merek Kelas 26 cocok digunakan oleh:

  • Produsen renda.
  • Produsen kancing.
  • Produsen bunga buatan.
  • Produsen pita.
  • Produsen resleting.
  • Pengusaha bordir.
  • Distributor aksesori fashion.
  • Supplier perlengkapan jahit.
  • UMKM aksesori pakaian.
  • Importir aksesori fashion.
  • Pemilik brand perlengkapan menjahit.
  • Pelaku usaha kerajinan tangan.

Mengapa Memilih PERMATAMAS?

PERMATAMAS memberikan layanan pendampingan pendaftaran merek secara profesional mulai dari tahap konsultasi hingga pengajuan resmi ke DJKI.

Layanan yang diberikan meliputi:

  • Konsultasi pendaftaran merek.
  • Pengecekan merek.
  • Analisis kelas barang.
  • Penyusunan spesifikasi produk.
  • Pemeriksaan dokumen.
  • Pengajuan resmi ke DJKI.
  • Pendampingan selama proses administrasi.

Seluruh proses dilakukan secara transparan dan mengikuti prosedur resmi yang berlaku sehingga memberikan kenyamanan bagi setiap klien.

Percayakan Pendaftaran Merek Kelas 26 kepada PERMATAMAS

Brand merupakan aset penting yang perlu dilindungi sejak awal. Jangan menunggu hingga produk renda, kancing, bunga buatan, pita, resleting, maupun aksesori fashion Anda semakin dikenal baru mulai mengurus pendaftaran merek.

PERMATAMAS siap membantu proses pendaftaran Merek HAKI Kelas 26 secara resmi melalui DJKI, mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi barang, pemeriksaan dokumen, hingga pengajuan permohonan. Proses pengajuan hanya sekitar 1 hari kerja hingga Anda memperoleh Bukti Penerimaan Permohonan Pendaftaran Merek, sedangkan keseluruhan proses hingga sertifikat diterbitkan dapat memakan waktu paling lama sekitar 6 bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hubungi PERMATAMAS sekarang untuk mendapatkan pendampingan profesional dan lindungi merek produk renda, kancing, bunga buatan, serta berbagai aksesori fashion Anda melalui proses resmi di DJKI.

FAQ – Jasa Daftar Merek HAKI Kelas 26: Renda, Kancing, Bunga Buatan, & Aksesori (Resmi DJKI)

1. Apa itu Merek HAKI Kelas 26?

Merek HAKI Kelas 26 adalah klasifikasi merek yang digunakan untuk melindungi berbagai produk aksesori pakaian, perlengkapan menjahit, bunga buatan, renda, kancing, pita, resleting, bordir, serta produk sejenis sesuai klasifikasi DJKI.

2. Produk apa saja yang termasuk dalam Kelas 26?

Kelas 26 mencakup renda, kancing, bunga buatan, pita, resleting, bordir, patch bordir, manik-manik, payet, gesper non-logam, aksesori jahit, rambut palsu, wig, jepit rambut, ikat rambut, dan berbagai aksesori fashion lainnya.

3. Mengapa merek produk aksesori perlu didaftarkan?

Pendaftaran merek memberikan perlindungan hukum atas nama dan logo bisnis, mengurangi risiko sengketa, meningkatkan kepercayaan pelanggan, serta memberikan hak eksklusif kepada pemilik merek sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Siapa yang perlu mendaftarkan merek Kelas 26?

Produsen, distributor, importir, UMKM, supplier perlengkapan jahit, pelaku usaha aksesori fashion, hingga pemilik brand renda, kancing, bunga buatan, pita, dan resleting sangat disarankan mendaftarkan mereknya pada Kelas 26 apabila produknya termasuk dalam ruang lingkup kelas tersebut.

5. Berapa biaya resmi daftar merek Kelas 26?

Biaya PNBP yang berlaku saat ini adalah Rp2.800.000 per kelas untuk pemohon umum dan Rp500.000 per kelas bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan DJKI.

6. Berapa lama proses pendaftaran merek Kelas 26?

Apabila seluruh dokumen telah lengkap, Bukti Penerimaan Permohonan Pendaftaran Merek umumnya dapat diperoleh sekitar 1 hari kerja. Selanjutnya, proses hingga sertifikat diterbitkan dapat memakan waktu paling lama sekitar 6 bulan sesuai tahapan pemeriksaan di DJKI.

7. Apa yang dimaksud dengan prinsip first to file?

Prinsip first to file berarti hak atas merek pada umumnya diberikan kepada pihak yang lebih dahulu mengajukan permohonan pendaftaran ke DJKI, sehingga sebaiknya merek didaftarkan sejak awal sebelum digunakan secara luas.

8. Apakah satu merek dapat didaftarkan pada lebih dari satu kelas?

Bisa. Jika merek digunakan untuk produk yang berada pada beberapa klasifikasi berbeda, pendaftaran dapat diajukan pada lebih dari satu kelas agar perlindungan hukumnya lebih menyeluruh.

9. Mengapa menggunakan jasa pendaftaran merek?

Jasa pendaftaran merek membantu proses pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi barang, pemeriksaan dokumen, hingga pengajuan resmi ke DJKI sehingga proses menjadi lebih praktis dan minim kesalahan administrasi.

10. Mengapa memilih PERMATAMAS untuk mengurus Merek Kelas 26?

PERMATAMAS memberikan pendampingan profesional mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi barang, pemeriksaan dokumen, hingga pengajuan resmi ke DJKI. Dengan proses pengajuan sekitar 1 hari kerja hingga Bukti Penerimaan Permohonan diterbitkan, Anda dapat segera memulai perlindungan hukum atas merek produk renda, kancing, bunga buatan, pita, resleting, dan aksesori fashion Anda.

PERMATAMAS INDONESIA

Mitra Terpercaya Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp : 021-89253417
HP/WA : 085777630555

jasa haki kelas 35

© 2026 Jasa Haki Kelas 35 – Dokter Website Indonesia