Cara Melindungi Nama Toko Online Agar Tidak Ditiru

Cara Melindungi Nama Toko Online Agar Tidak Ditiru – Membangun toko online membutuhkan waktu, biaya, dan konsistensi yang tidak sedikit. Mulai dari membuat logo, membangun reputasi, menjalankan promosi, hingga mendapatkan pelanggan setia, semuanya merupakan proses panjang yang dilakukan oleh pemilik usaha. Namun, banyak pelaku bisnis online yang baru menyadari pentingnya perlindungan merek ketika nama toko yang mereka gunakan mulai ditiru oleh pihak lain.

Fenomena peniruan nama toko online saat ini semakin sering terjadi, terutama di marketplace seperti Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia. Tidak jarang kompetitor menggunakan nama yang mirip, logo yang hampir sama, atau identitas brand yang dapat membingungkan konsumen. Akibatnya, pelanggan sulit membedakan toko asli dengan toko tiruan sehingga berpotensi merugikan pemilik brand yang sebenarnya.

Karena itu, memahami cara melindungi nama toko online agar tidak ditiru menjadi hal yang sangat penting bagi UMKM, seller marketplace, pemilik toko online, maupun pemilik brand digital. Salah satu langkah yang paling efektif adalah melakukan pendaftaran merek sejak awal agar nama usaha memiliki perlindungan hukum yang lebih kuat.

Apa Itu Perlindungan Nama Toko Online?

Perlindungan nama toko online adalah upaya untuk menjaga identitas bisnis agar tidak digunakan, ditiru, atau dimanfaatkan oleh pihak lain tanpa izin.

Nama toko bukan sekadar identitas biasa. Nama tersebut merupakan bagian dari aset bisnis yang memiliki nilai ekonomi dan reputasi.

Perlindungan nama toko dapat mencakup:

  • Nama brand.
  • Nama toko marketplace.
  • Logo usaha.
  • Slogan bisnis.
  • Identitas visual yang digunakan dalam pemasaran.

Dengan perlindungan yang tepat, pemilik usaha memiliki dasar hukum yang lebih kuat apabila terjadi penggunaan nama yang sama atau memiliki kemiripan oleh pihak lain.

Mengapa Nama Toko Online Sering Ditiru?

Banyak pelaku usaha bertanya mengapa nama toko yang sudah digunakan lama masih bisa ditiru.

Beberapa penyebab yang sering terjadi antara lain:

  • Nama toko belum didaftarkan sebagai merek.
  • Brand mulai dikenal dan memiliki banyak pelanggan.
  • Kompetitor ingin memanfaatkan popularitas brand yang sudah ada.
  • Nama usaha dianggap memiliki nilai komersial yang tinggi.
  • Tidak ada perlindungan hukum yang memadai.

Semakin sukses sebuah toko online, semakin besar pula kemungkinan nama atau identitas bisnis tersebut menarik perhatian pihak lain.

Risiko Jika Nama Toko Online Ditiru

Peniruan nama toko dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi bisnis.

Beberapa risiko yang sering terjadi adalah:

  • Kehilangan pelanggan karena konsumen bingung membedakan toko asli dan tiruan.
  • Menurunnya reputasi brand apabila toko tiruan memberikan pelayanan buruk.
  • Kesulitan membangun identitas bisnis yang kuat.
  • Potensi kerugian finansial akibat kehilangan penjualan.
  • Terjadinya sengketa terkait penggunaan nama usaha.
  • Menurunnya kepercayaan pelanggan terhadap brand.

Karena itu, perlindungan nama toko sebaiknya dilakukan sebelum masalah tersebut muncul.

Cara Melindungi Nama Toko Online Agar Tidak Ditiru
Cara Melindungi Nama Toko Online Agar Tidak Ditiru

Cara Melindungi Nama Toko Online Agar Tidak Ditiru

Daftarkan Nama Toko Sebagai Merek

Pendaftaran merek merupakan langkah yang paling efektif untuk melindungi nama toko secara hukum.

Dengan merek yang terdaftar, pemilik usaha memiliki dasar perlindungan yang lebih kuat terhadap penggunaan nama yang sama atau memiliki kemiripan.

Gunakan Nama yang Unik dan Memiliki Daya Pembeda

Hindari menggunakan nama yang terlalu umum karena lebih sulit dibedakan dari bisnis lain.

Nama yang unik biasanya lebih mudah diingat konsumen sekaligus memiliki peluang perlindungan yang lebih baik.

Lakukan Pengecekan Merek Sebelum Digunakan

Pengecekan merek penting untuk mengetahui apakah nama yang dipilih sudah digunakan atau didaftarkan oleh pihak lain.

Langkah ini dapat membantu mengurangi risiko konflik di masa mendatang.

Gunakan Identitas Brand yang Konsisten

Pastikan nama toko, logo, desain visual, dan media promosi menggunakan identitas yang sama agar konsumen lebih mudah mengenali brand Anda.

Pantau Penggunaan Nama Brand di Marketplace

Lakukan pengecekan secara berkala pada marketplace dan media sosial untuk mengetahui apakah terdapat pihak lain yang menggunakan nama yang serupa.

Mengapa Merek Kelas 35 Penting untuk Toko Online?

Merek kelas 35 merupakan klasifikasi merek yang berkaitan dengan:

  • Perdagangan.
  • Pemasaran.
  • Promosi.
  • Pengelolaan bisnis.
  • Marketplace.
  • Toko online.

Karena aktivitas toko online berhubungan langsung dengan perdagangan dan pemasaran, merek kelas 35 sering menjadi pilihan yang relevan bagi pemilik usaha digital.

Dengan memiliki merek kelas 35, pemilik usaha dapat memperkuat perlindungan terhadap identitas bisnis yang digunakan dalam kegiatan perdagangan online.

Cara Mengurus Merek Kelas 35 untuk Toko Online

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Menentukan nama merek yang akan didaftarkan.
  2. Melakukan pengecekan merek terlebih dahulu.
  3. Menentukan kelas merek yang sesuai.
  4. Menyiapkan dokumen persyaratan.
  5. Mengajukan permohonan ke DJKI.
  6. Mendapatkan bukti permohonan merek.
  7. Memantau proses hingga sertifikat merek diterbitkan.

Semakin cepat merek didaftarkan, semakin cepat pula perlindungan terhadap nama usaha dapat dipersiapkan.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemilik Toko Online

Menunggu Bisnis Besar Baru Daftar Merek

Banyak pemilik usaha baru mengurus merek setelah brand dikenal luas.

Menganggap Nama Toko Marketplace Sudah Aman

Padahal penggunaan nama toko saja tidak otomatis memberikan perlindungan hukum terhadap merek.

Tidak Melakukan Pengecekan Merek

Akibatnya nama yang digunakan ternyata memiliki kemiripan dengan merek lain.

Salah Memilih Kelas Merek

Kesalahan dalam menentukan kelas dapat menyebabkan perlindungan merek menjadi kurang optimal.

Tips Agar Nama Toko Online Lebih Aman

Beberapa tips yang dapat diterapkan antara lain:

  • Daftarkan merek sedini mungkin.
  • Gunakan nama yang unik.
  • Hindari meniru merek terkenal.
  • Simpan seluruh dokumen yang berkaitan dengan penggunaan brand.
  • Gunakan logo yang memiliki identitas khas.
  • Lakukan monitoring terhadap penggunaan nama brand secara berkala.

Dengan langkah-langkah tersebut, risiko peniruan nama toko dapat diminimalkan.

Mengapa Banyak Pemilik Toko Online Menggunakan Jasa Pendaftaran Merek?

Pendaftaran merek memerlukan pemahaman mengenai klasifikasi merek, pengecekan merek, serta prosedur pengajuan ke DJKI.

Karena itu banyak pelaku usaha memilih menggunakan jasa profesional untuk membantu:

  • Pengecekan merek.
  • Analisis risiko merek.
  • Penentuan kelas yang sesuai.
  • Pengajuan ke DJKI.
  • Pendampingan administrasi.

Dengan bantuan profesional, proses pendaftaran dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Jasa Pendaftaran Merek Kelas 35 oleh PERMATAMAS

PERMATAMAS menyediakan layanan Jasa Pendaftaran Merek Kelas 35 untuk pemilik toko online, seller marketplace, UMKM, dan pemilik brand digital.

Layanan yang tersedia meliputi:

  • Konsultasi pendaftaran merek.
  • Pengecekan merek sebelum pengajuan.
  • Pengajuan permohonan ke DJKI.
  • Pendampingan administrasi.
  • Monitoring proses hingga sertifikat merek terbit.

Melalui layanan PERMATAMAS, proses pengajuan merek kelas 35 dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dalam waktu 1 hari kerja, pemohon dapat memperoleh bukti pendaftaran merek setelah permohonan diajukan. Bukti permohonan tersebut dapat digunakan sebagai langkah awal dalam membangun perlindungan brand yang lebih kuat.

Kesimpulan

Cara melindungi nama toko online agar tidak ditiru tidak cukup hanya dengan menggunakan nama tersebut lebih dahulu. Pemilik usaha perlu mengambil langkah perlindungan yang lebih kuat agar identitas bisnis yang telah dibangun tidak dimanfaatkan oleh pihak lain. Salah satu cara yang paling efektif adalah melakukan pendaftaran merek sejak awal.

Merek kelas 35 memiliki hubungan yang erat dengan aktivitas perdagangan, pemasaran, dan pengelolaan toko online sehingga menjadi pilihan yang relevan bagi seller marketplace maupun pemilik brand digital. Dengan perlindungan merek yang tepat, pelaku usaha dapat mengurangi risiko peniruan nama toko, meningkatkan kredibilitas bisnis, dan membangun brand yang lebih kuat dalam jangka panjang.

Jika Anda ingin melindungi nama toko online, nama brand, atau identitas bisnis yang digunakan di marketplace, PERMATAMAS siap membantu proses pendaftaran merek kelas 35 mulai dari konsultasi, pengecekan merek, pengajuan ke DJKI, hingga pendampingan proses pendaftaran secara profesional.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Apakah nama toko online bisa ditiru oleh orang lain?

Ya. Jika tidak memiliki perlindungan merek yang memadai, nama toko berpotensi digunakan atau ditiru oleh pihak lain.

2. Bagaimana cara melindungi nama toko online agar tidak ditiru?

Salah satu cara yang paling efektif adalah mendaftarkan nama brand sebagai merek agar memperoleh perlindungan hukum.

3. Apa itu merek kelas 35?

Merek kelas 35 adalah klasifikasi merek yang berkaitan dengan perdagangan, pemasaran, promosi, dan pengelolaan bisnis.

4. Apakah seller marketplace perlu mendaftarkan merek?

Ya. Pendaftaran merek membantu melindungi identitas bisnis dan nama brand yang digunakan dalam marketplace.

5. Apa risiko jika nama toko tidak didaftarkan sebagai merek?

Risikonya antara lain nama brand ditiru, digunakan pihak lain, dan berpotensi menimbulkan sengketa merek.

6. Apakah nama toko Shopee, TikTok Shop, atau Tokopedia otomatis terlindungi?

Tidak. Perlindungan hukum yang lebih kuat diperoleh melalui proses pendaftaran merek secara resmi.

7. Kapan waktu terbaik untuk mendaftarkan merek?

Sebaiknya dilakukan sejak awal sebelum brand semakin dikenal dan berkembang di pasar.

8. Mengapa perlu melakukan pengecekan merek sebelum daftar?

Pengecekan merek membantu mengetahui potensi kemiripan dengan merek lain sehingga dapat mengurangi risiko penolakan.

9. Berapa lama mendapatkan bukti permohonan merek?

Setelah permohonan diajukan dan diterima secara administratif, pemohon akan memperoleh bukti permohonan merek sesuai prosedur yang berlaku.

10. Bagaimana cara mengurus merek kelas 35 melalui PERMATAMAS?

PERMATAMAS menyediakan layanan konsultasi, pengecekan merek, pengajuan ke DJKI, pendampingan administrasi, serta monitoring proses pendaftaran merek kelas 35 hingga selesai untuk kebutuhan toko online dan marketplace.

Shopee Mall Ditolak Karena Merek? Ini Penyebab dan Solusinya

Shopee Mall Ditolak Karena Merek? Ini Penyebab dan Solusinya

Shopee Mall Ditolak Karena Merek? Ini Penyebab dan Solusinya – Banyak seller yang sudah memiliki produk berkualitas, penjualan yang baik, dan reputasi toko yang positif, namun tetap mengalami penolakan saat mengajukan Shopee Mall. Salah satu penyebab yang sering terjadi adalah masalah terkait merek. Tidak sedikit pelaku usaha yang menganggap bahwa nama toko yang digunakan selama bertahun-tahun otomatis menjadi miliknya. Padahal, dalam dunia bisnis dan marketplace, perlindungan merek memiliki peran yang sangat penting.

Saat ini Shopee semakin memperhatikan kepemilikan brand untuk menjaga kualitas ekosistem marketplace. Oleh karena itu, seller yang ingin masuk ke Shopee Mall perlu memahami pentingnya pendaftaran merek, khususnya merek kelas 35 yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan, pemasaran, dan bisnis online. Tanpa perlindungan merek yang memadai, proses verifikasi brand dapat mengalami kendala sehingga pengajuan Shopee Mall berpotensi ditolak.

Kabar baiknya, masalah ini dapat diatasi dengan langkah yang tepat. Bahkan saat ini pelaku usaha dapat mengajukan pendaftaran merek kelas 35 dan memperoleh bukti permohonan merek dalam waktu singkat sehingga dapat digunakan sebagai salah satu dokumen pendukung untuk kebutuhan pengajuan Shopee Mall sesuai ketentuan yang berlaku.

Mengapa Shopee Mall Ditolak Karena Merek?

Shopee memiliki standar tertentu untuk memastikan bahwa brand yang masuk ke dalam program Shopee Mall merupakan brand yang memiliki identitas bisnis yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam banyak kasus, penolakan terjadi karena seller belum memiliki dokumen merek yang memadai atau terdapat kendala pada status kepemilikan merek yang diajukan.

Beberapa kondisi yang sering ditemukan antara lain:

  • Nama brand belum didaftarkan.
  • Seller tidak dapat membuktikan kepemilikan merek.
  • Nama brand memiliki kemiripan dengan merek lain.
  • Dokumen pendukung tidak lengkap.
  • Data pemilik brand tidak sesuai dengan dokumen yang diajukan.

Karena itu, sebelum mengajukan Shopee Mall, seller perlu memastikan bahwa aspek perlindungan merek telah dipersiapkan dengan baik.

Penyebab Shopee Mall Ditolak Karena Merek

Belum Memiliki Pendaftaran Merek

Banyak seller hanya menggunakan nama toko tanpa melakukan pendaftaran merek ke DJKI. Akibatnya, seller tidak memiliki dasar hukum yang kuat untuk membuktikan kepemilikan brand.

Nama Brand Mirip dengan Merek Lain

Kemiripan nama dengan merek yang sudah terdaftar dapat menimbulkan kendala dalam proses pendaftaran maupun verifikasi brand.

Dokumen Merek Tidak Lengkap

Dokumen yang kurang lengkap dapat menyebabkan proses verifikasi menjadi lebih sulit dan berpotensi ditolak.

Menggunakan Nama Brand Milik Pihak Lain

Ada seller yang menggunakan nama yang ternyata telah dimiliki atau didaftarkan oleh pihak lain sehingga berisiko menimbulkan sengketa.

Data Pemilik Tidak Konsisten

Perbedaan data antara pemilik akun marketplace, pemilik usaha, dan pemilik merek dapat menimbulkan pertanyaan dalam proses verifikasi.

Shopee Mall Ditolak Karena Merek? Ini Penyebab dan Solusinya
Shopee Mall Ditolak Karena Merek? Ini Penyebab dan Solusinya

Mengapa Merek Kelas 35 Penting untuk Shopee Mall?

Merek kelas 35 merupakan kelas yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan, pemasaran, promosi, dan pengelolaan bisnis.

Bagi seller marketplace, merek kelas 35 menjadi relevan karena aktivitas yang dilakukan sehari-hari berkaitan langsung dengan:

  • Penjualan produk secara online.
  • Pengelolaan toko online.
  • Aktivitas pemasaran digital.
  • Promosi produk.
  • Perdagangan melalui marketplace.

Dengan memiliki merek kelas 35, pelaku usaha memiliki perlindungan yang lebih kuat terhadap nama brand yang digunakan dalam kegiatan bisnis online.

Hubungan Merek Kelas 35 dengan Shopee Mall

Shopee Mall pada dasarnya ditujukan untuk brand yang memiliki identitas usaha yang jelas.

Sebagai contoh:

Seorang seller memiliki brand peralatan rumah tangga dengan nama “ABC Home”. Seller tersebut ingin mendaftarkan tokonya ke Shopee Mall. Ketika diminta menunjukkan dokumen brand, seller dapat menggunakan bukti permohonan merek atau sertifikat merek yang dimiliki sesuai kebijakan yang berlaku.

Hal ini menunjukkan bahwa perlindungan merek dapat membantu memperkuat posisi seller dalam proses verifikasi brand.

Semakin jelas status kepemilikan merek, semakin baik pula kredibilitas brand di mata marketplace maupun konsumen.

Solusi Jika Shopee Mall Ditolak Karena Merek

Lakukan Pendaftaran Merek Secepatnya

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengajukan pendaftaran merek agar memiliki bukti kepemilikan brand.

Lakukan Pengecekan Merek Terlebih Dahulu

Pengecekan merek penting untuk menghindari kemiripan dengan merek yang sudah terdaftar.

Pastikan Menggunakan Kelas yang Tepat

Untuk kebutuhan marketplace dan aktivitas perdagangan, merek kelas 35 menjadi salah satu pilihan yang relevan.

Lengkapi Dokumen Pendukung

Pastikan seluruh dokumen yang diminta marketplace tersedia dan sesuai.

Ajukan Kembali Setelah Dokumen Lengkap

Setelah memiliki dokumen merek yang memadai, seller dapat mempertimbangkan untuk mengajukan kembali sesuai ketentuan marketplace.

Cara Mengurus Merek Kelas 35 untuk Shopee Mall

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Menentukan nama merek yang akan didaftarkan.
  2. Melakukan pengecekan merek.
  3. Menentukan kelas merek yang sesuai.
  4. Menyiapkan dokumen pendaftaran.
  5. Mengajukan permohonan ke DJKI.
  6. Mendapatkan bukti permohonan merek.
  7. Menggunakan dokumen tersebut untuk kebutuhan verifikasi marketplace sesuai ketentuan yang berlaku.

Keuntungan Memiliki Bukti Pendaftaran Merek untuk Seller Marketplace

Seller marketplace dapat memperoleh berbagai manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan kredibilitas brand.
  • Membantu perlindungan nama toko.
  • Mengurangi risiko penggunaan brand oleh kompetitor.
  • Mendukung pengembangan official store.
  • Memperkuat identitas bisnis online.

Selain itu, dokumen merek juga dapat menjadi aset penting ketika bisnis berkembang lebih besar di masa mendatang.

Mengapa Banyak Seller Menggunakan Jasa Pendaftaran Merek?

Proses pendaftaran merek memerlukan pemahaman mengenai klasifikasi merek, pengecekan merek, hingga proses pengajuan ke DJKI.

Karena itu banyak seller memilih menggunakan jasa profesional agar proses berjalan lebih efisien dan risiko kesalahan administrasi dapat diminimalkan.

Pendampingan yang tepat juga membantu pelaku usaha memahami strategi perlindungan brand yang sesuai dengan model bisnis marketplace.

Jasa Daftar Merek Kelas 35 oleh PERMATAMAS

PERMATAMAS membantu pelaku usaha, UMKM, seller Shopee, seller TikTok Shop, seller Tokopedia, dan pemilik brand marketplace dalam proses pendaftaran merek kelas 35.

Layanan yang tersedia meliputi:

  • Konsultasi pendaftaran merek.
  • Pengecekan merek sebelum pengajuan.
  • Pengajuan permohonan merek ke DJKI.
  • Pendampingan proses administrasi.
  • Monitoring proses hingga sertifikat merek terbit.

Melalui layanan Jasa Daftar Merek Kelas 35 di PERMATAMAS, proses pengajuan dapat dilakukan dengan cepat dan dalam waktu 1 hari kerja pemohon sudah memperoleh bukti pendaftaran merek. Bukti permohonan tersebut dapat digunakan sebagai salah satu dokumen pendukung untuk kebutuhan pendaftaran Shopee Mall sesuai kebijakan marketplace yang berlaku saat pengajuan dilakukan.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Seller Marketplace

Menunda Pendaftaran Merek

Banyak seller baru menyadari pentingnya merek setelah mengalami kendala saat mengembangkan brand.

Tidak Melakukan Pengecekan Merek

Akibatnya merek yang dipilih ternyata memiliki kemiripan dengan merek lain.

Salah Memilih Kelas Merek

Pemilihan kelas yang kurang tepat dapat menyebabkan perlindungan merek tidak optimal.

Menganggap Nama Toko Sudah Aman

Padahal tanpa pendaftaran merek, perlindungan hukum terhadap nama brand masih sangat terbatas.

Kesimpulan

Shopee Mall ditolak karena merek merupakan masalah yang cukup sering dialami oleh seller marketplace. Penyebabnya dapat beragam, mulai dari belum memiliki pendaftaran merek, dokumen yang tidak lengkap, hingga kendala terkait kepemilikan brand. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memahami pentingnya perlindungan merek sejak awal membangun bisnis online.

Merek kelas 35 memiliki peran penting bagi seller Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, maupun pemilik toko online karena berkaitan dengan aktivitas perdagangan dan pemasaran. Dengan memiliki merek yang terdaftar, pelaku usaha dapat meningkatkan kredibilitas brand sekaligus memperoleh perlindungan hukum terhadap nama bisnis yang digunakan.

Jika Anda sedang mempersiapkan pendaftaran Shopee Mall atau ingin melindungi brand marketplace yang dimiliki, PERMATAMAS siap membantu proses pengurusan merek kelas 35 mulai dari pengecekan merek, pengajuan ke DJKI, hingga memperoleh bukti pendaftaran merek yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pengembangan bisnis online Anda.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Apakah Shopee Mall bisa ditolak karena tidak memiliki merek?

Ya, salah satu penyebab penolakan dapat terjadi karena seller tidak memiliki dokumen yang cukup untuk membuktikan kepemilikan brand.

2. Apakah bukti permohonan merek bisa digunakan untuk Shopee Mall?

Bukti permohonan merek dapat digunakan sebagai salah satu dokumen pendukung sesuai kebijakan marketplace yang berlaku saat pengajuan.

3. Apa itu merek kelas 35?

Merek kelas 35 merupakan klasifikasi merek yang berkaitan dengan perdagangan, pemasaran, promosi, dan pengelolaan bisnis.

4. Mengapa seller marketplace perlu merek kelas 35?

Karena aktivitas marketplace berkaitan erat dengan perdagangan dan pemasaran sehingga perlindungan merek menjadi lebih relevan.

5. Apakah UMKM perlu mendaftarkan merek?

Ya, pendaftaran merek membantu UMKM melindungi nama usaha dan membangun brand yang lebih kuat.

6. Berapa lama proses mendapatkan bukti pendaftaran merek?

Setelah permohonan diajukan dan diterima secara administratif, pemohon akan memperoleh bukti permohonan merek sesuai proses yang berlaku.

7. Apa risiko jika nama toko tidak didaftarkan sebagai merek?

Nama toko berpotensi digunakan pihak lain dan perlindungan hukumnya menjadi lebih terbatas.

8. Apakah merek yang belum terdaftar bisa digunakan untuk berjualan di marketplace?

Bisa, namun perlindungan hukum terhadap brand tersebut belum sekuat merek yang telah didaftarkan.

9. Apakah seller TikTok Shop dan Tokopedia juga perlu merek kelas 35?

Ya, perlindungan merek penting untuk seluruh pelaku usaha yang menjalankan bisnis melalui marketplace.

10. Bagaimana cara mengurus merek kelas 35 melalui PERMATAMAS?

PERMATAMAS menyediakan layanan konsultasi, pengecekan merek, pengajuan ke DJKI, pendampingan administrasi, hingga monitoring proses pendaftaran merek kelas 35 untuk kebutuhan marketplace dan perlindungan brand usaha.

Shopee Mall Ditolak Karena Merek? Ini Penyebab dan Solusinya

PERMATAMAS INDONESIA

Mitra Terpercaya Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp : 021-89253417
HP/WA : 085777630555

jasa haki kelas 35

© 2026 Jasa Haki Kelas 35 – Dokter Website Indonesia